Lagi Main Petak Umpet, Bocah Kelas 2 SD Dicabuli Tetangganya

Gadis belia ini dicabuli tetangganya sendiri MSKN (47). Untungnya, aksi bejat tetangganya itu diketahui cepat, dan MSKN langsung diamankan

Lagi Main Petak Umpet, Bocah Kelas 2 SD Dicabuli Tetangganya
surya
Tersangka pencabulan saat diperiksa di Polsek Gempol, Minggu (26/3/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PASURUAN - Nasib malang dialami DN (9), bocah yang masih duduk di kelas II Sekolah Dasar (SD) di Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Gadis belia ini dicabuli tetangganya sendiri MSKN (47). Untungnya, aksi bejat tetangganya itu diketahui cepat, dan MSKN langsung diamankan di Polsek Gempol.

Kejadian itu terjadi Minggu (19/3/2017). Kala itu, korban sedang bermain dengan teman-temannya di halaman belakang rumah tersangka.

Saat sedang asyik bermain petak umpet, tersangka memanggil korban. Tak lama, korban pun lantas mendatangi tersangka dan masuk ke dalam rumahnya.

Di dalam rumah, tersangka pun mulai melampiaskan nafsu bejatnya, mengajak si bocah main kuda-kudaan.

Kapolsek Gempol Kompol I Nengah Darsana mengatakan, aksi bejat tersangka ini baru diketahui tiga hari setelah kejadian itu.

Keluarga merasa curiga dengan sikap korban yang mendadak berubah.

“Setelah ditanya keluarga, korban mengaku habis disetubuhi tersangka. Keluarga pun geram dan langsung melapor ke polisi,” katanya kepada Surya.

Dia mengatakan, mendapatkan laporan itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan mencari saksi-saksi.

Tak lama, setelah bukti kuat, pihaknya langsung menangkap tersangka.

“Saat kami tangkap, tersangka ini sempat berkelit dan tidak mengakui perbuatannya. Namun, setelah kami tunjukkan bukti-buktinya, tersangka tidak bisa mengelak,” paparnya.

Dalam pemeriksaan, kata Darsana, tersangka mengakui perbuatannya dan khilaf. Ia sudah keburu nafsu dengan korban.

“Katanya sih nafsu dengan tubuh korban. Tersangka dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 UU No 35 tahun 2014 perubahan dari UU tahun 2002 tentang perlindungan anak,” tegas I Nengah Darsana.

Editor: Murhan
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help