Polisi Temukan Pisau di Kamar Mandi Barak SMA Taruna

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono menyatakan, sebanyak 12 orang saksi masih diperiksa intensif.

Polisi Temukan Pisau di Kamar Mandi Barak SMA Taruna
net
ilustrasi pembunuhan

BANJARMASINPOST.CO.ID, MAGELANG - Polda Jawa Tengah masih mendalami kasus dugaan pembunuhan seorang siswa SMA Taruna Nusantara, Krisna Wahyu Nurachmad (15), asal Jalan Sumarsana No 12 RT 003 RW 04 Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono menyatakan, sebanyak 12 orang saksi masih diperiksa intensif. Mereka terdiri dari delapan siswa dan empat pamong atau pendamping siswa.

"Saksi-saksi masih diperiksa, ada 8 siswa dan 4 pamong yang mengetahui kejadian itu," sebut Condro dalam keterangan pers di Markas Polres Magelang, Jawa Tengah, Jumat (31/3/2017).

Condro menerangkan, korban ditemukan meninggal dengan luka terbuka di bagian leher sepanjang 10 sentimeter pada Jumat (31/3/2017), pukul 04.00 WIB.

Pihaknya langsung mengirimkan tim identifikasi dan puslabfor untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari olah TKP, polisi mengamankan pisau, tempat membuang pisau, percikan darah, baju, dan celana dari tempat sampah.

Polisi juga memeriksa CCTV di sekitar barak. "Kita temukan pisau yang diduga untuk melakukan pembunuhan di kamar mandi, juga beberapa baju dan celana yang ada percikan darah diduga milik pelaku," kata Condro.

Saat ini, jenazah korban masih diautopsi di RSU Tidar Kota Magelang atas izin orang tua korban yang baru tiba di Magelang, Jumat sore. "Ini kejadian memprihatinkan kita semua, korban juga masih anak-anak. Kita berduka dengan adanya kejadian ini," tandas Condro.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Magelang, AKBP Hindarsono mengatakan, saat kejadian korban tidur di barak G17 Kamar 2B. Dalam satu barak itu terdapat 37 orang siswa.

Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved