Kembali Cetak Rekor, IHSG Ditutup Tembus Level Psikologi di 5.606,79

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan rekor pada perdagangan hari ini, Senin (3/4/2017).

Kembali Cetak Rekor, IHSG Ditutup Tembus Level Psikologi di 5.606,79
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Suasana pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (6/1/2017). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami reli kenaikan hingga 13,77 poin atau naik 0,26 persen ke level 5.339,27 pada jeda siang perdagangan saham jelang akhir pekan, Jumat (6/1/2017) pukul 11.30 WIB. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Saham Gabungan (IHSG)'>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan rekor pada perdagangan hari ini, Senin (3/4/2017).

Selain rilis inflasi oleh Badan Pusat Statistik, penguatan indeks juga ditopang oleh aksi beli yang dilakukan asing. Hal itu membuat IHSG bergerak menguat hingga menembus level psikologis 5.600 sejak perdagangan dibuka.

Pukul 16.00 IHSG ditutup naik sebesar 0,69 persen atau 38,68 poin di posisi 5.606,79. Sebanyak 156 saham diperdagangkan menguat, 172 saham melemah dan 101 saham stagnan.

Volume perdagangan mencapai 10 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,38 triliun. Sebanyak 156 saham diperdagangkan menguat, 172 saham melemah dan 101 saham stagnan.

Asing mencatatkan net buy sebesar Rp 438,4 miliar di seluruh pasar dan Rp 493,6 miliar di pasar reguler.

Saham-saham yang menopang pergerakan indeks di antaranya BBCA (Rp 16.575), BBRI (Rp 13.025), TLKM (Rp 4.170), BJTM (Rp 750) dan UNTR (Rp 27.825). Sementara itu saham-saham yang membebani IHSG meliputi SRIL (Rp 308) dan MYRX (Rp 136).

Dari 10 indeks sektoral, hanya ada dua sektor yang melemah dan selebihnya menguat. Sektor-sektor yang melemah meliputi properti (-1,15 persen) dan agribisnis (-0,42 persen).

Sementara itu, sektor-sektor yang menguat mencakup konsumer (1,56 persen), pertambangan (0,17 persen), aneka industri (1,15 persen), manufaktur (1,31 persen), infrastruktur (0,74 persen), perdagangan (1,44 persen), keuangan (0,2 persen) dan industri dasar (0,72 persen).

Namun demikian, nilai tukar rupiah diperdagangkan melemah pada sore hari ini. Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot diperdagangkan di Rp 13.325 per dollar AS. (KOMPAS.com)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved