Berita HSS

YD Diamankan Di Samarinda

Pelaku pencabulan YD (19) terhadap bunga di Desa Amawang Kiri Kecamatan Kandangan, 26 Nopember 2016 akhirnya bisa diamankan.

YD Diamankan Di Samarinda
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Pelaku Pencabulan

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pelaku pencabulan YD (19) terhadap bunga di Desa Amawang Kiri Kecamatan Kandangan, 26 Nopember 2016 akhirnya bisa diamankan.

Tersangka yang berinisial YD (19), warga Kecamatan Kandangan ini diamankan, Jumat, (31/3) pukul 18.00 Wita dan diamankan di Polres Samarinda.

Unit Reskrim Polsek kandangan dan jatanras Polres HSS dipimpin oleh Ipda I Gede Bagus Ariska Sudana berangkat menuju Polres Samarinda untuk melakukan penjemputan terhadap pelaku.

Anggota kembali ke HSS, Minggu, (2/4) dan pelaku diamankan di Polsek Kandangan. Setelah diamankan, pelaku kepada petugas mengakui telah melakukan tindakan asusila kepada korban.

Tindakan asusila yang dilakukan YD terjadi, 26 Nopember 2016 di Desa Amawang Kiri Kecamatan Kandangan tepatnya di salah satu ruang kelas Man 2 Kandangan.

Saat itu, korban sebut saja bunga (8) bukan nama sebenarnya sedang bermain dengan teman-temannya di halaman sekolah Man 2 Kandangan.

Tersangka yang berada di tkp kemudian menyuruh korban untuk mengambilkan buku di dalam ruang kelas.

Setelah korban berada di dalam kelas tersangka kemudian menyekap korban dengan cara menutup mulut korban dengan tangannya kemudian menyumpalnya dengan kertas.

Selanjutnya pelaku memukul korban dengan sebilah kayu kecil pada tubuh korban, Setelah itu tersangka melepas baju korban dan menutup kepala korban dengan kantong plastik warna ungu.

Korban yang merasa ketakutan kemudian pura-pura pingsan.

Melihat korban yang pingsan kemudian pelaku ketakutan dan melarikan diri. Selanjutnya, pihak keluarga korban melapor ke pihak berwajib.

"Selama pelarian di Samarinda, bekerja di pencucian kendaraan," kata YD, Senin, (3/4) kepada petugas.

Kapolres HSS AKBP Sukendar Eka Ristyan Putra Sik melalui Kasubbaghumas Akp Agus Winartono membenarkan telah mengamankan pelaku tindak asusila.

"Pelaku dijerat pasal 82 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas pasal UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," katanya.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help