NEWSVIDEO

Aktivitas Di Pasar Unggas Karias Amuntai Memakan Bahu Jalan

Pasar unggas di Karias Amuntai Tengah saat ini sudah menjadi pasar sayur dengan jumlah pedagang yang semakin bertambah.

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pasar unggas di Karias Amuntai Tengah saat ini sudah menjadi pasar sayur dengan jumlah pedagang yang semakin bertambah. Para pedagang akhirnya menggunakan bahu jalan untuk berjualan sepanjang 100 meter dari pasar, Selasa (4/4/2017).

Jalan yang cukup sempit membuat pengguna jalan tak dapat melintasi jalan tersebut. Ditambah adanya warga yang berbelanja dengan memarkirkan sepeda motor di bahu jalan meskipun sudah ada area parkir yang disediakan.

Bahkan mobil sama sekali tak dapat melintas, padahal pasar tersebut berdekatan dengan sekolah sehingga para siswa dan orangtua murid harus berputar untuk menuju sekolah dasar Karias tersebut.

Untuk mengurangi jumlah pedagang yang menggunakan bahu jalan, Disperindag Hulu Sungai Utara (HSU) tahun ini akan membangun bangunan pasar los di area dalam pasar.

Sebagian pedagang nantinya akan dipindahkan di los pasar.

Kepala Bidang Perdagangan Arsyad mengatakan tahun ini akan dibangun bangunan los dengan anggaran Rp 200 juta. setelah selesai dibangun pedagang yang dib ahu jalan diminta untuk pindah kedalam.

"Semua pedagang memang masih berjualan di lapangan terbuka, sehingga saat hujan mereka hanya mengandalkan terpal atau payung bahkan ada yang tak berjualan," ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Hamdani mengatakan memang cukup sulit untuk menertibkan pedagang yang berjualan di bahu jalan. Karena urusan dengan usaha warga dan sebagian masyarakat pun senang dengan keberadaan mereka.

Terbukti setiap hari dari subuh hingga pukul 09.00 Wita warga seakan tumpah memenuhi pasar unggas. Selain lengkap juga harganya yang lebih murah.

Dari Dinas Perhubungan juga telah memberikan papan pemberitahuan bahwa ada pasar hingga pukul 09.00 Wita di setiap ujung persimpangan sebelum menuju pasar.

"Sebagian besar warga Amuntai sudah tahu, jadi memilih jalan alternatif lain bisa melalui jalan Abdul Aziz atau Suwandi Sumarta," ujarnya.

Munadi salah satu warga Amuntai mengaku setiap hari berbelanja di Pasar Unggas untuk bahan berjualan makanan.

"Pasarnya lengkap dan murah, jadi tidak masalah meskipun harus berjalan kaki dan memarkir motor cukup jauh," ujarnya.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved