NEWS VIDEO

Kompetisi Ketahanan Otot Berharap Ada Perhatian Pemerintah

Tidak terasa, komunitas yang menampung para pengemar street workout yang tergabung di komunitas Badass atau Bandjarmasin Streetworkout Society sudah b

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak terasa, komunitas yang menampung para pengemar street workout yang tergabung di komunitas Badass atau Bandjarmasin Streetworkout Society sudah berusia dua tahun.

Perayaan HUT komunitaS yang dibentuk pada 27 Maret 2017 ini pun berlangsung sangat sederhana di dua tempat.

Pertama di tempat markas mereka berkumpul berkumpul Lapangan SKB Mulawarman dan Siring Piere Tendean Banjarmasin, Sabtu dan Minggu (1-2/4/2017) pagi.

Kegiatan yang dilakukan berupa Kompetisi bertajuk Badass War yang mencakup tanding Power, endurance, strength, stamina.

"Kompetsisi ini diikuti 60 peserta tidak hanya anggota Badass saja tapi juga dari luar. Bahkan dari Palangkaraya juga ikut ambil bagian," kata Lucky Ramadhani, sebagai Co founder didampingi, Indra Fadli founder.

Indra menambahkan kompetisi ini baru pertama kali digelar.

Tahun sebelumnya HUT Badass dirayakan juga dengan sederhana tanpa acara dan kompetisi.

Badass yang kini berada dibawah binaan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Banjarmasin kini merasa terbantu.

"Formi banyak membantu baik dalam hal publikasi juga pembinaan," kata dia.

Sayang lanjut Indra kegiatan positif yang kini memiliki 100 anggota ini tidak terlalu diperhatikan pemerintah dalam hal penyediaan sarana dan alat.

"Kami swadaya membuat alat sendiri saat ini belum ada perhatian pemerintah," kata dia.

Kompetisi yang berjalan kekeluargaan ini juga langsung diawasi Ketua Formi Banjarmasin, Hj Titin Roesmiyaty Imran, yang diwakili Wakilnya, R Soesanto Eko Wardojo, dan Sekretaris Yenny Frida Luntungan.

"Ini olahraga positif mengolah otot. Jika dikembangkan ini bisa menunjang prestasi dan karya. Sangat miris pemerintah daerah belum memfasilitasi. Pemprov Kalsel juga birokrasinya sangat ribet. Harus ada fasilitas yang disiapkan," kata Yenny.

Street workout adalah aktivitas fisik berupa latihan kalistenik yang dilakukan sebagian besar di taman atau fasilitas publik. Kalistenik sendiri adalah bentuk latihan fisik yang terdiri dari berbagai gerakan motorik kasar dan berirama. Latihan kalistenik hanya bertumpu pada berat badan praktisinya sehingga tidak memerlukan peralatan yang spesifik.

Indra Fadly mengatakan Badass adalah sebuah komunitas yang menaungi para praktisi streetworkout dengan berbagai usia, agama, suku, dan latar belakang yang ada di Banjarmasin. (Banjarmasin Post/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved