Pembangunan Jembatan Kotabaru-Tanah Bumbu Perlu Konsultan dari China

Jembatan Pulau Laut-Kotabaru masih terkendala di bentang tengah, progresnya masih dipertanyakan.

Pembangunan Jembatan Kotabaru-Tanah Bumbu Perlu Konsultan dari China
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Jembatan pendekat tahap satu yang selesai dibangun di wilayah Tanjung Serdang, Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jembatan Pulau Laut-Kotabaru masih terkendala di bentang tengah, progresnya masih dipertanyakan.

Pasalnya dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) belum disempurnakan.

Jika itu selesai maka menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak ragu untuk menggelontorkan dananya menbantu pengerjaan infrastruktur megaproyek di Kasel itu.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Achmad Sofiani, Senin (3/4/2017), usai rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD Kalsel, menjelaskan pembangunan jembatan yang menghubungkan Kotabaru dengan Tanah Bumbu itu terus didorong untuk masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).

Sedangkan untuk bentang tengah itu harus ada melalui konsultan setrifikasi, dan yang punya sertifikasi adalah konsultan China.

"Yang punya sertifikasi dari China. dan kini masih terus diprogres. Termasuk kita dorong untuk pengerjaan ini masuk dalam Program Strategis Nasional (PNS). Selain itu, juga harus ada rekomendasi dari komisi jembatan panjang, dan rekomendasi itu masih belum, dan terus ita genjot pembangunannya, dan ini menjadi skala prioritas dan beberapa waktu ini masih stagnan," kata dia. (*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved