NEWS VIDEO

Ada Destinasi Wisata Baru di HSS, Bukit Halinjuangan dan Puncak Palawan Mulai Ramai Pengunjung

Puncak Halinjuangan dan Bukit Palawan di Desa Mawangi Kecamatan Padang Batung, HSS ini menjadi destinasi wisata baru yang mulai ramai pengunjung.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Tempat objek wisata baru yang mulai muncul di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus menarik magnet para wisatawan.

Seperti obyek wisata Puncak Halinjuangan dan Bukit Palawan di Desa Mawangi Kecamatan Padang Batung, HSS ini menjadi destinasi wisata baru yang mulai ramai pengunjung.

Munculnya objek wisata baru ini disikapi serius oleh Dinas Pariwisata dan Olahraga Hulu Sungai Selatan (HSS).

Kabid destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif Dispora HSS, Budi, mengatakan bahwa pengelolaan objek wisata di Padang Batung untuk pengelolaan lebih berkoordinasi dengan perangkat desa.

Pengelola juga diharapkan harus menyiapkan fasilitas dan kelengkapan seperti pengaman, fasilitas kesehatan, tempat sampah, tempat parkir dan bila perlu tempat ganti baju.

"Untuk melengkapi fasilitas itu, pengelola bisa berkoordinasi dengan perangkat desa dengan menggunakan alokasi dana desa," katanya, kemarin.

Sehingga, para pengunjung dan wisatawan bisa menikmati objek wisata dengan nyaman dan aman.

Sementara itu, pengunjung yang pernah merasakan wisata puncak Halinjuangan, Ari menuturkan bahwa objek wisata puncak Halinjuangan cukup indah dari segi pemandangan alamnya.

"Sekadar saran untuk pengelola, objek wisata itu harus lebih dilengkapi dari segi pengaman keselatan bagi para pengunjung. Agar saat berfoto selfie pengunjung bisa lebih aman dan mengindari hal-hal yang tidak kita inginkan," katanya.

Menurutnya, keselamatan pengunjung harus jadi perhatian serius dan prioritas utama bagi para pengelola objek wisata.

Sekadar diketahui, wisata puncak Halinjuangan berada di Jalan Brigjen H Hasan Basri RT 02 Desa Mawangi Kecamatan Padang Batung.

Objek wisata baru dirintis oleh pemuda karang taruna Rajawali Muda Desa Mawangi. Lokasinya dari Ibu kota HSS, Kandangan tidak terlalu jauh. Jaraknya sekitar 14 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30 menit berkendara dengan perjalanan yang santai.

Setelah sampai di bawah bukit, para pengelola wisata baru ini sudah mempersiapkan tempat parkir yang aman. Selanjutnya, pengunjung bisa melakukan perjalanan ke Puncak Halinjuangan.

Karcis masuk menuju lokasi puncak relative murah yakni Rp 3 ribu dan untuk biaya parkir kendaraan Rp 3 ribu untuk satu sepeda motor.

Perjalanan menuju puncak memang perlu perjuangan. Jalanan menanjak dengan variasi kemiringan sekitar 30 derajat, 45 derajat hingga 60 derajat harus dilalui.

Untuk menuju puncak Halinjuangan tidak terlalu lama. Bila kondisi fisik kuat, sekitar 20 menit perjalanan untuk menuju puncak sudah sampai.

Jalan menuju puncak juga sudah ditata cukup baik. Oleh para pemuda karang taruna, dibuatkan jalan berundak-undak.

Memang, saat hujan kondisi jalan cukup licin karena masih berupa tanah asli. Oleh pengelola disiasati dengan dibuatkan pagar bambu sederhana sebagai pegangan.

Rasa lelah perjalanan akan terbayar sesampainya di puncak Halinjuangan. Kita akan disuguhkan pemandangan alam pegunungan.

Apalagi dipuncak dibuatkan tempat berupa rakitan bambu yang menyerupai jukung. Terinspirasi dari jurang tembelan di Yogyakarta. Dari tempat inilah akan didapatkan suasana yang indah untuk berpose.

Selain itu, tidak jauh dari lokasi ini sekitar 50 meter ada wisata Batu Tatungau, pondok cinta dan pondok dua hati. (*)

Penulis: Aprianto
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved