Pengakuan Algojo Mantan Anak Buah Duterte Memburu Kriminal Tanpa Pengadilan

Arturo Lascañas adalah seorang polisi senior Filipina dan pembunuh massal yang mengakui tindakannya.

Pengakuan Algojo Mantan Anak Buah Duterte Memburu Kriminal Tanpa Pengadilan
BBC Indonesia via kompas.com
Arturo Lascanas, mantan anggota skuat pembunuh yang mengaku berada di bawah komando Rodrigo Duterte ketika menjabat wali kota Davao, Filipina selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MANILA - Arturo Lascañas adalah seorang polisi senior Filipina dan pembunuh massal yang mengakui tindakannya.

Dia mengklaim telah membunuh lebih dari 200 orang selama kariernya, termasuk membunuh saudara kandungnya.

Lascañas mengaku pernah menjadi anggota 'skuad maut' di bawah perintah Rodrigo Duterte, ketika dulu sebagai wali kota Davao dan kini menjabat Presiden Filipina.

Dalam wawancara eksklusif dengan wartawan BBC Indonesia, Rebecca Henschke, Lascañas berbincang mengenai kehidupannya saat menjadi pembunuh.

"Saat saya muda, kami biasa menembak mereka sambil mengendarai sepeda motor. Pembunuhan lainnya saya yang perintahkan,” katanya.

“Namun, selama masa muda, kadang kala saya pribadi yang menembak orang-orang yang menjadi target dalam narkoba atau aktivitas kriminal lainnya di Kota Davao pada 1989 hingga 1998."

Dia mengklaim Rodrigo Duterte tahu setiap pembunuhan.

"Kami tidak akan beraksi terhadap target kami tanpa seizin wali kota. Kami selalu memastikan semuanya dengan Wali Kota Rudi (Duterte). Jika tiada kepastian, Anda bisa dapat masalah."

Lascañas mengatakan pekerjaan mereka adalah membunuh para pelaku kriminal, tanpa pengadilan atau proses yang seharusnya.

"Semua bentuk geng kriminal, kejahatan terorganisir, termasuk penculikan, pencurian, pembunuhan, dan seterusnya. Namun, kemudian kami akan membentuk kelompok terpilih dari unit kami, karena komposisi dari unit kami, kalau saya tidak salah, lebih dari 50 personel."

Halaman
1234
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved