Pengakuan Algojo Mantan Anak Buah Duterte Memburu Kriminal Tanpa Pengadilan

Arturo Lascañas adalah seorang polisi senior Filipina dan pembunuh massal yang mengakui tindakannya.

Pengakuan Algojo Mantan Anak Buah Duterte Memburu Kriminal Tanpa Pengadilan
BBC Indonesia via kompas.com
Arturo Lascanas, mantan anggota skuat pembunuh yang mengaku berada di bawah komando Rodrigo Duterte ketika menjabat wali kota Davao, Filipina selatan. 

Berdasarkan data kepolisian, lebih dari 8.000 orang telah tewas sejak Duterte menjabat presiden Filipina pada Juni 2016 lalu.

Berbagai kelompok HAM dan Uni Eropa menuding presiden Filipina melakoni kejahatan terhadap kemanusiaan.

Arturo Lascañas mengatakan bahwa kepolisian Filipina melakukan apa yang dia lakukan pada masa lalu, yaitu membunuh kaum miskin.

Dia mengaku tidak percaya keterangan para polisi yang mengatakan mereka membunuh untuk membela diri.

"Ini adalah pembunuhan keji. Tidak ada gembong narkoba yang ditahan atau dibunuh. Seperti di Kota Davao, mereka semua hidup di wilayah kumuh kota. Aksi ini hanya untuk menumbuhkan ketakutan di benak rakyat Filipina," ujarnya.

Lascañas kini membuka suara karena dia takut akan Tuhan. Seperti kebanyakan orang Filipina lainnya, dia adalah penganut Katolik yang taat.

Dia mendapat pencerahan reliji setelah hampir meninggal dunia.

"Selama sakit parah, saya berpikir saya tidak akan bertahan hidup. Tapi kemudian saya memeluk kepercayaan pada Tuhan dan saya selamat. Menurut seorang suster yang membantu saya, tubuh adalah bait Tuhan dan saya menghancurkan banyak bait."

Anda tidak takut akan Tuhan ketika melaksanakan pembunuhan?

"Saat itu saya punya pola pikir bahwa membunuh para pelaku kriminal ini sebenarnya merupakan pelayanan bagi banyak orang. Jadi kami tidak takut akan Tuhan dan kekudusan hidup...Tapi kini saya sadar bahwa saya takut mati. Itulah mengapa saya menyadari bahwa nyawa seorang pelaku kriminal dan nyawa semua orang sama di mata Tuhan."

Halaman
1234
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved