Pengakuan Algojo Mantan Anak Buah Duterte Memburu Kriminal Tanpa Pengadilan

Arturo Lascañas adalah seorang polisi senior Filipina dan pembunuh massal yang mengakui tindakannya.

Pengakuan Algojo Mantan Anak Buah Duterte Memburu Kriminal Tanpa Pengadilan
BBC Indonesia via kompas.com
Arturo Lascanas, mantan anggota skuat pembunuh yang mengaku berada di bawah komando Rodrigo Duterte ketika menjabat wali kota Davao, Filipina selatan. 

Kabur ke Singapura

Setelah berbulan-bulan hidup dalam persembunyian, Arturo Lascañas kabur ke Singapura. Dia meninggalkan Filipina pada Sabtu (08/04) malam menggunakan maskapai Tiger Airways.

"Saya menerima ancaman bahwa saya akan dituntut dan juga ada orang-orang mencari saya," kata Lascañas kepada wartawan Filipina sesaat sebelum bertolak ke Singapura.

Ini adalah pertama kalinya Lascañas meninggalkan Filipina. Kepada imigrasi Filipina, dia menunjukkan tiket pulang dari Singapura pada 22 April. Namun, belum jelas apakah dia akan kembali.

Ketika bertemu dengan BBC di Filipina, Lascañas mengaku hidupnya sudah selesai.

"Saya yakin saya akan dipenjara atau dibunuh. Kemungkinannya hanya satu dari dua itu. Hidup saya ada di tangan Tuhan." (bbc via kompas.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved