Novel Baswedan Diteror

Soal Penyiraman Air Keras Novel, Hasto: Negara Tidak Boleh Lengah Awasi Pendekar Antikorupsi

Hal itu dikatakan olehnya saat menanggapi kejadian yang menimpa Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan yang disiram air keras oleh dua orang

Soal Penyiraman Air Keras Novel, Hasto: Negara Tidak Boleh Lengah Awasi Pendekar Antikorupsi
youtube
Sekjen PDIP 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa negara tidak boleh kalah dalam melindungi orang-orang yang memiliki andil dalam penegakan antikorupsi.

Hal itu dikatakan olehnya saat menanggapi kejadian yang menimpa Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan yang disiram air keras oleh dua orang tidak dikenal.

"Negara tidak boleh lengah awasi pendekar antikorupsi. Bagaimanapun, korupsi adalah kejahatan kemanusiaan," kata dia saat ditemui di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (12/4/2017)

Dia mengatakan teror kepada penyidik KPK, tidak boleh terjadi lagi dan negara diharap memiliki peran dalam melindungi aparat penegak hukum.

Novel diketahui diteror dua orang pengendara motor tak dikenal. Dia disiram air keras seusai salat subuh di masjid Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Novel selesai salat subuh sekitar pukul 05.10 WIB. Saat itu, dia berada di depan masjid Al Ihsan. Tiba-tiba Novel dihampiri oleh dua orang laki-laki tidak dikenal.

Saat ini dirinya tengah dirawat di Singapura untuk melakukan penyembuhan atas kondisi matanya yang terkena siraman air keras tersebut.

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help