Unik

'Bunga' Misterius Tumbuh di Tiang Listrik Rindam, Konon Muncul Setiap 3.000 Tahun

Sekitar akhir November 2016 tadi publik dikejutkan dengan kehadiran Youtan Poluo, bunga misterius yang konon hanya mekar 3.000 tahun sekali.

'Bunga' Misterius Tumbuh di Tiang Listrik Rindam, Konon Muncul Setiap 3.000 Tahun
BANJARMASINPOST.CO.ID/NIA KURNIAWAN
Bunga misterius tumbuh di tiang listrik konon tumbuh setiap 3 ribu tahun 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sekitar akhir November 2016 tadi publik dikejutkan dengan kehadiran Youtan Poluo, bunga misterius yang konon hanya mekar 3.000 tahun sekali. Bunga itu muncul di Komplek Mekatama Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru. Lalu ditemukan warga tanpa sengaja, tumbuh di dinding pintu berbahan baja ruang percetakan.

 Mirip tumbuhan jamur. Ukurannya kecil, bunga serupa kembali muncul pada tiang listrik di sekitar lapangan  Kejujuran Rindam VI Mulawarman, Senin (17/4). Warnanya putih, hanya saja karena bentuknya yang kecil dan posisi agak tersembunyi tidak terlalu menyita perhatian masyarakat yang hadir pada acara upacara penutupan pendidikan pertama tamtama TNI AD gelombang II tahun 2016 (ov).

 Peneliti di MIPA Universitas Lambung Mangkurat punya pendapat. Pengamatan awal Dosen Prodi Biologi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Witiyasti Imaningsih , M.Si mengatakan jika itu memang benar yang konon muncul 3.000 tahun sekali.

 Pakar Mikrobiologi dan Bioteknologi ini mengatakan jenis tersebut secara ilmiah masih menjadi perdebatan.
 Lalu soal kemunculannya yang konon hanya ada tiap 3.000 tahun sekali apakah benar atau tidak, dia menjawab hal itu hanya mitos.

"Kalau mengenai 3000 tahun baru muncul itu sekedar epik/mitos dari Srilanka/India. Entah memang itu atau ada memang ada jenis lain, karena untuk jangka waktu 3.000 tahun akan sulit dibuktikan 3000 tahun berikutnya," katanya.

 Menurut dia, jika itu fungi ada kemungkinan jenis "slime mold" myxomycetes, tapi tetap harus dilihat dibawah mikroskop untuk memastikan. (*)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved