Berita Kotabaru

Soal Feri Penyeberangan, Kepala Desa Rampa Minta Ada Kepastian Saat Rapat Lanjutan DPRD Kotabaru

Warga di delapan desa Kecamatan Pulau Sebuku masih gundah karena belum ada kepastian beroperasinya feri penyeberangan Teluk Masjid-Pulau Sebuku

Soal Feri Penyeberangan, Kepala Desa Rampa Minta Ada Kepastian Saat Rapat Lanjutan DPRD Kotabaru
BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Pendemo saat di depan kantor DPRD Kotabaru, Senin (17/4/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Warga di delapan desa di Kecamatan Pulau Sebuku masih digelayuti perasaan gundah. Menjadi penyebab kegalauan dialami ribuan warga karena belum adanya kepastian feri penyeberangan Teluk Masjid-Pulau Sebuku beroperasi.

Wajar perasaan gundah masih menyelimuti warga, karena belum adanya titik terang transportasi itu kembali melayani masyarakat di pulau sebuku. Sebab beberapa kali pertemuan hingga yang terakhir diwarnai aksi unjuk rasa, namun tetap tidak membuahkan hasil.

Sementara pertemuan lanjutan diagendakan dua pekan mendatang atau 3 Mei 2017. Belum dapat dipastikan apakah ada solusi terkait tuntutan masyarakat saat pertemuan tersebut.

Rencana pada rapat lanjutan yang difasilitasi anggota dewan di DPRD Kotabaru, menghadirkan pihak terkait antara lain yaitu Plt Kepala Dinas Perhubungan, pihak perusahaan, KUPT Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulau Sebuku, dan perwakilan masyarakat.

Kepala Desa Rampa, Kecamatan Pulau Sebuku, H Ilham, yang mewakili warga di delapan desa Kecamatan Pulau Sebuku berharap, saat rapat lanjutan digelar dua pekan mendatang sudah ada kepastian mereka kembali terlayani transportasi feri penyeberang ke pulau sebuku. (*)

Penulis: Herliansyah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved