Berita HSS

Aliran Sesat Kayu Abang Dihentikan

Kegiatan pengajian dan penyebaran ajaran sesat di Desa Kayu Abang Kecamatan Angkinang dan Jambu Hilir Kecamatan Kandangan akhirnya dibubarkan.

Aliran Sesat Kayu Abang Dihentikan
BANJARMASINPOST.CO.ID/APRIANTO
Suasana penandatangan saksi dari surat pernyataan penghentinan pengajian aliran sesat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kegiatan pengajian dan penyebaran ajaran yang dinyatakan sesat di Desa Kayu Abang Kecamatan Angkinang dan Jambu Hilir Kecamatan Kandangan akhirnya dibubarkan.

Tokoh pengajian di Desa Kayu Abang, Juhdari dan Jamberi, di Desa Jambu Hilir akhirnya bersedia menandatangani surat pernyataan menghentikan kegiatan pengajian dan penyebaran ajaran sesat agama, Rabu, (19/4) di Polres Hulu Sungai Selatan.

Mereka berdua melakukan tanda tangan surat pernyataan di atas materai dan disaksikan oleh sejumlah pejabat lingkup HSS dan tokoh agama.

Isi surat pernyataan itu yakni berdasarkan tausiah MUI Kabupaten HSS Nomor 033/MUI-HSS/X/2016/tanggal 07 Oktober 2016 dan surat peringatan Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) HSS Nomor B-01/3.11/Dsp.1/03/2017 dan nomor B 02/3.11/Dsp.1/03/2017 tanggal 17 Maret 2017 bahwa ajaran kami dinyatakan sesat.

Sehubungan dengan hal tersebut, bersama ini kami bersedia menghentikan kegiatan pengajian ajaran islam yang dinyatakan sesat dan menyesatkan.

Bersama dengan pengikut kami bersedia bertaubat dan kembali mengikuti ajaran islam yang benar sesuai dengan Alquran, Al Hadist dan kaidan islam lainnya.

Penanda tangan surat pernyataan itu disaksikan wakil Bupati HSS H.Ardiansyah, Kapolres HSS AKBP.Sukendar Eka Ristyan Putra,S.Ik, Dandim 1003 Kandangan Letkol.Inf.Gufron, Kepala Kejaksaan Negeri HSS Andin Adyaksantoro, Ketua MUI KH.Muchyar Dahri,BA, Kepala Kantor Kementrian Agama H Matnor, KH.Muhammad Riduan Basri (Guru Kapuh), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kesatuan Bangsa dan Politik, Efran.

Dalam kesempatan itu Juhdari dan Jamberi mengatakan siap menghentikan ajaran mereka jika yang mereka ajarkan dinyatakan sesat oleh MUI.

“Kalau ajaran kami dikatakan sesat oleh MUI kami siap menghentikan," katanya. (*)

Penulis: Aprianto
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help