Berita Hulu Sungai Selatan

Tabib Akui Ajarannya Sesat dan Menyesatkan

Rabu (19/4), Juhdari dan Jamberi menandatangani surat pernyataan menghentikan pengajian dan penyebaran agama yang selama ini mereka lakukan

BANJARMASINPOST.CO.ID - Terhitung sejak Rabu (19/4) kemarin, tidak akan ada lagi pengajian di Desa Kayu Abang Kecamatan Angkinang dan di Desa Jambu Hilir Kecamatan Kandangan. Itu karena kedua pimpinan kegiatan, Juhdari dan Jamberi, menandatangani surat pernyataan menghentikan pengajian dan penyebaran agama yang selama ini mereka lakukan.
Keduanya membubuhkan tanda tangan pada surat pernyataan bermaterai Rp 6.000 di Mapolres HSS. Adapun isi surat tersebut: Berdasar tausiah MUI Kabupaten HSS Nomor 033/MUI-HSS/X/2016/tanggal 07 Oktober 2016 dan surat peringatan Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) HSS Nomor B-01/3.11/Dsp.1/03/2017 dan nomor B 02/3.11/Dsp.1/03/2017 tanggal 17 Maret 2017 bahwa ajaran kami dinyatakan sesat.

Apa saja yang membuat pengajian tabib dan petani itu dinyatakan sesat dan menyesatkan? Jawabnya ada di Banjarmasin Post edisi Kamis, 20 April 2017

Editor: Mulyadi Danu Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help