Berita Banjarmasin

Di Indonesia, Guru SMK Ternyata Masih Bersifat Normatif

"Seharusnya guru-guru sekolah kejuruan itu guru praktik atau praktisi. Keterampilan itu perlu praktik," ujarnya.

Di Indonesia, Guru SMK Ternyata Masih Bersifat Normatif
Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho
Prof HM Ma'aruf Abdullah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat ini, Pemerintah Indonesia sedang gencar-gencarnya memperbaiki sekolah-sekolah kejuruan. Di negara-negara maju seperti Jerman dan Swiss, sekolah kejuruan itu perbandingan dengan Indonesia itu sangat berbeda sekali.

"Di Indonesia, sekolah kejuruan 30 persen dan sekolah umum 70 persen. Nah, di negara-negara maju, 70 persen sekolah kejuruan, 30 persen itu sekolah umum," ujar Prof HM Ma'aruf Abdullah, Dosen Fakultas Syariah dan Pasca Sarjana IAIN Antasari Banjarmasin, Kamis (20/4/2017).

Menurut Guru Besar IAIN Antasari Banjarmasin ini, di negara-negara maju, berpikir kalau masyarakat sudah masuk angkatan kerja, harus segera terserap ke lapangan kerja.

Kondisi sekolah kejuruan di Indonesia juga terlanjur parah karena guru-guru sebanyak 80 persen itu guru normatif. "Seharusnya guru-guru sekolah kejuruan itu guru praktik atau praktisi. Keterampilan itu perlu praktik," ujarnya.

Ma'aruf Abdullah pernah mendapatkan kesempatan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Wardiman Djoyohadikoesoeno bersama 18 orang untuk studi banding ke Jerman dan Inggris untuk melihat perbandingan sekolah kejuruan di negara maju.

"Saya diajak studi banding pendidikan link and macth di enam negara, yakni Jerman, Perancis, Belanda, Belgia, dan Swiss," katanya.

Di negara maju, ada keterkaitan antara sekolah dan lapangan kerja atau link and match. Satu menarik di Jerman, jika pasar kerja sudah jenuh, maka sekolah kejuruan dianjurkan ditutup.

Jika empat lima tahun ke depan, pasar kerjanya sudah ada, maka bisa dibuka lagi sekolah kejuruan. "Di Indonesia, sekolah kejuruan mulai buka hingga sekarang nggak pernah dievaluasi," ujarnya.

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help