BanjarmasinPost/

Berita HSS

Emas Hasil Mendulang Belum Dijual

H Rusmadi warga Jalan Jembatan 18 Nopember Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) mengaku belum menjual emas yang didapatnya dari aktivitas

Emas Hasil Mendulang Belum Dijual
banjarmasinpost.co.id/aprianto
H Rusmadi warga Jalan Jembatan 18 Nopember Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) diamankan pihak berwajib karena melakukan penambangan emas tanpa izin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - H Rusmadi warga Jalan Jembatan 18 Nopember Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) mengaku belum menjual emas yang didapatnya dari aktivitas menambang.

Meski melakukan tambang emas dilahannya sendiri di Desa Pahampangan Kecamatan Padang Batung, H Rusmadi harus berurusan dengan pihak berwajib.

"Hasilnya tidak menentu. Selama tiga bulan melakukan pendulangan baru mendapatkan lima gram. Emasnya juga belum dijual," akunya kepada petugas, Kamis, (20/4).

Kapolres HSS AKBP Sukendar Eka Ristyan Putra melalui Kasubbag Humasnya AKP Agus Winartono, menjelaskan pihaknya mendapatkan laporan adanya keresahan masayarakat Desa Pahampangan Kecamatan Padang Batung tentang aktivitas penambangan emas ilegal yang berdampak akan merusak lingkungan.

"Setelah dilakukan kroscek dilapangan,ternyata aktivitas itu tidak memiliki izin dari instansi yg berwenang. Kemudian tersangka dan barang bukti diamankan ke Polres HSS guna menjalani proses hukum," katanya, Kamis, (20/4).

Barang bukti yang diamankan satu unit mesin merk Jiang Done, satu unit pompa air (alkon) merk Super Gajah, satu accu merk GS, satu selang spiral, satu karpet, satu pipa paralon dan empat butiran emas.

Tersangka dijerat dengan pasal 158 UU RI NO 04 Tahun 2009 tentang mineral dan Batu Bara dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun denda 10 miliar.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help