Dibekuk Direskrim Narkoba Polda Kalteng, Empat Pengedar Sabu Ini Terancam Hukuman Mati

Empat tersangka dalam kasus pengedar narkoba antara lain adalah Rohadi Raya yang memiliki sebanyak 14 butir pil ekatasi dan 64 ,15 gram sabu.

Dibekuk Direskrim Narkoba Polda Kalteng, Empat Pengedar Sabu Ini Terancam Hukuman Mati
tribunkalteng.com/faturahman
Empat pengedar sabu yang diamankan jajaran Dir Narkoba Polda Kalteng 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Jajaran Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah, mengenakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman dari penerapan pasal tersebut adalah pidana hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum ditambah sepertiga dari paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko, Jumat (21/4/2017) mengungkapkan, pihaknya mengenakan pasal tersebut, namun untuk keputusannya akan ditentukan dalam persidangan di Pengadilan.

Empat tersangka dalam kasus pengedar narkoba tersebut mereka adalah Rohadi Raya yang memiliki sebanyak 14 butir pil ekatasi dan 64 ,15 gram sabu.

Selain itu juga ada, Evi Puspitawati yang memiliki sebanyak 20,45 gram sabu dan 63 butir pil ekstasi dia ditangkap bersama Amriansyah Nur juga pengedar serta Richard Purba alias Ucok yang memiliki sebanyak 102, 28 gram sabu. (*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help