BanjarmasinPost/

Novel Baswedan Diteror

Ini Tiga Alternatif yang Disiapkan Dokter untuk Kornea Mata Novel Baswedan

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan pihak dokter memiliki tiga alternatif untuk kornea Novel.

Ini Tiga Alternatif yang Disiapkan Dokter untuk Kornea Mata Novel Baswedan
tribunnews.com
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menggunakan kursi roda saat akan dibawa ke RS Jakarta Eye Center dari RS Mitra Kekuarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017). Novel Baswedan dipindahkan ke RS Jakarta Eye Center untuk menjalani perawatan lanjutan, usai mengalami serangan fisik dari orang tak dikenal dengan menggunakan cairan yang diduga air keras, yang membuat Novel Baswedan mengalami luka serius di sekitar wajah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Selaput hitam atau kornea mata Novel Baswedan yang tidak kunjung tumbuh menjadi perhatian dari dokter ahli mata yang menangani Novel di sebuah rumah sakit di Singapura.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan pihak dokter memiliki tiga alternatif untuk kornea Novel.

Alternatif pertama yakni menunggu selaput mata tumbuh secara alami.

Alternatif kedua, apabila pertumbuhan selaput mata lambat atau berhenti, akan dipancing pertumbuhannya dengan menggunakan membran yang terdapat pada plasenta bayi.

Baca: Ahok Dituntut Hukuman Percobaan karena Perbuatannya Menimbulkan Keresahan

"Kondisi terburuk adalah jika selaput mata tidak tumbuh, terutama di bagian hitam atau kornea, dokter masih mempertimbangkan risiko kegagalan jika pencangkokan dilakukan," kata Febri, Jumat (21/4/2017).

Mengenai keputusan soal kornea Novel apakah akan dioperasi atau tidak, Febri mengatakan hal itu akan diputuskan dalam pemeriksaan rutin seminggu ini.

"Rencananya dokter akan melihat sampai akhir minggu ini terkait apakah dibutuhkan operasi selaput di mata atau tidak," kata Febri.

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help