BanjarmasinPost/

Berita Hulu Sungai Tengah

Kejaksaan Mulai Selidiki Kasus PDAM Barabai

BPKP RI Kalsel menemukan indikasi penyimpangan pada proyek penyertaan modal PDAM Barabai, senilai Rp 4.741.187.139

BANJARMASINPOST.CO.ID - Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Kalsel menemukan indikasi penyimpangan pada proyek penyertaan modal PDAM, senilai Rp 4.741.187.139, dari nilai total 69,6 miliar. Dana tersebut dianggarkan sejak 2012 sampai 2016, untuk perbaikan infrastruktur PDAM, dalam rangka peningkatan pelayanan air bersih oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Ketua Dewan Pengawas, Ahmad Fatoni, bersama anggota Yazid Fahmi dan Hamsinah, yang juga Kabag Hukum Pemkab HST, menjelaskan, ada tiga hal yang tak dapat dipertanggungjawabkan oleh Rusdi Azis, Direktur PDAM Barabai saat itu.

Di sisi lain, Rusdi yang telah diberhentikan sementara dari jabatannya, menyatakan dia punya bukti-bukti terkait pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi? Cari tahu di Banjarmasin Post edisi Sabtu, 22 April 2017

Editor: Mulyadi Danu Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help