Home »

Video

NEWS VIDEO

Mengunjungi Pendamai, Pionir Kampung Permainan Rakyat di Kota Banjarmasin

Mulai anak-anak hingga orang dewasa berdatangan baik sekadar melihat permainan tradisional maupun bermain, baik dari Gang Pendamai maupun Teluk Dalam.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - BELASAN anak-anak asyik memainkan permainan tradisional mulai dari badaku, asaman bagasing hingga catuk haruan, Minggu (16/4/2017) sore di Gang Pendamai Jalan Teluk Tiram Darat, Kelurahan Telawang, Banjarmasin Barat. Sementara orang dewasa, tanpa malu-malu main balewang, balogo hingga batungkau (egrang).

Mulai anak-anak hingga orang dewasa berdatangan baik sekadar melihat permainan tradisional maupun bermain, baik dari asal Gang Pendamai maupun dari Teluk Dalam.

Canda tawa memeriahkan suasana sore itu. Suasana keakraban begitu terlihat nyata. Semuanya membaur tanpa membedakan usia maupun strata sosial.

Sebagai tokoh setempat sekaligus pembinanya, Muhammad Suryani begitu sabar dan selalu menebar senyum ketika mengajak anak-anak dan warga setempat untuk berkumpul dan memulai memainkan berbagai permainan.

Inilah Komunitas Permainan Tradisional Pendamai yang dibentuk Oktober 2016 lalu. Kampung Permainan Tradisional ini meliputi Gang Pendamai RT 8, 9, dan 10 Teluk Tiram Darat. Mereka biasa bermain pada hari Minggu atau tanggal merah.

Memasuki kawasan ini, kita langsung disambut gapura kayu bertuliskan Selamat Datang di Kampung Permainan Tradisional Kalimantan Selatan Pendamai.

Garis-garis mainan asaman terlihat warna-warni dan permanen, hasil cat yang mulai buram karena sering dipakai. Begitu juga logo dari batok kelapa di cat warna-warni hingga menarik.

Begitu juga gasing, catuk haruan dan lain-lainnya juga dicat dengan aneka warna supaya anak-anak tertarik melihatnya.

Selain pintar memainkan, di antara warga juga piawai membikin peralatan permainan tradisional tersebut. Beberapa orang di bagian belakang tampak sedang membikin alat batungkau yang terbuat dari kayu.

Di sisi lain, beberapa anak seperti Fatimah Azizah, Shouma Hunafa'a dari Ballon Production, asyik bermain daku yang terbuat dari kayu ketapang bikinan warga setempat.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help