BanjarmasinPost/

Berita Banjarbaru

Semangat Peringatan Isra Mikraj di Percetakan BPost Group, Tegakkan Salat Sebagai Amalan Utama

Pentingnya salat disampaikan Ustadz Misnan dalam peringatan Isra Mikraj di percetakan PT Grafika Wangi Kalimantan (GWK) BPost Group Banjarbaru

Semangat Peringatan Isra Mikraj di Percetakan BPost Group, Tegakkan Salat Sebagai Amalan Utama
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH
Peringatan Isra Mikraj di lingkungan Percetakan PT Grafika Wangi Kalimantan (GWK) BPost Group di Lianganggang, Banjarbaru, Jumat (21/4/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Amalan paling awal dihisab tatkala kita di yaumil mahsyar adalah ibadah salat. Setelah itu baru amalan puasa, zakat, sedekah, haji dan lainnya.

Jika salatnya bagus, insya Allah amalan lainnya juga bagus. Tapi sebaliknya, jika salatnya jelek maka amalan lainnya juga jelek bahkan mungkin tidak dikerjakan.

Pentingnya salat sebagai amalan ibadah utama disampaikan Ustadz Misnan dalam ceramahnya pada peringatan Isra Mikraj di percetakan PT Grafika Wangi Kalimantan (GWK) BPost Group, Lianganggang, Banjarbaru, Jumat (21/4/2017) sore.

"Salat itu tiang agama. Siapa yang rajin salat dengan ikhlas dan khusyuk maka tegaklah tiang agamanya. Jika malas salat, maka runtuhlah agamanya," jelas Misnan kepada para karyawan GWK.

Sebab itu diingatkannya, jadikan salat itu wadah amal. Jangan wadahnya bolong-bolong karena amalnya bisa berjatuhan. Jadi wadahnya harus kuat agar amalnya banyak terkumpul.

"Rasulullah saja yang dijamin Allah SWT pasti masuk surga, beliau tetap salat. Bahkan tahajud hingga kaki beliau bengkak. Nah, kita ini siapa? Makanya utamakan salat," tegasnya.

Dikatakan Allah SWT dalam Alquran bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. Jadi kita ini harus punya bekal amal yang banyak untuk sangu mati.

"Kita semua adalah camat alias calon mati. Makanya salatlah. Afdhal lagi salat tepat waktu. Setiap masuk waktunya, segera berwudhu, tinggalkan aktifitas. Nanti amalan salat ini yang memberikan kenyamanan di alam kubur. Kalau malas salat, kuburnya sempit, gelap dan kena siksa kubur," pungkasnya. (*)

Penulis: Salmah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help