BPost Edisi cetak

Terkendala Keterbatasannya Fasilitas Pembayaran Nontunai

Pertama, keterbatasan pengetahuan masyarakat. Selama ini pengetahuan masyarakat awam mengenai pembayaran nontunai

Terkendala Keterbatasannya Fasilitas Pembayaran Nontunai
dokumen
BPost edisi Jumat (21/4/2017) 

News Analysis: Arief Budiman, Dosen Fakultas Ekonomi ULM

BANJARMASINPOST.CO.ID - SULITNYA memaksimalkan gerakan Less Cash Society (LCS) di Kalimantan Selatan dan Banjarmasin khususnya disebabkan dua kendala utama.

Pertama, keterbatasan pengetahuan masyarakat. Selama ini pengetahuan masyarakat awam mengenai pembayaran nontunai hanya menggunakan debit kartu ATM atau menggunakan kartu kredit.

Padahal, bentuk transaksi nontunai seiring kemajuan teknologi sudah memiliki banyak jenis dan penerapan yang lebih luas dan tidak hanya diselenggarakan oleh perbankan namun juga perusahaan lainya sudah mulai menyediakan metode pembayaran elektronik.

Penyebab kedua, keterbatasannya fasilitas pembayaran nontunai. Tidak semua merchant memiliki fasilitas untuk melayani transaksi nontunai. Kalaupun disediakan, kebanyakan merchant hanya memiliki fasilitas transaksi nontunai atau EDC dari satu atau beberapa bank saja sehingga pilihan masyarakat terbatas.

Uang elektronik yang disediakan perbankan sekarang sudah memiliki banyak pilihan tidak hanya melulu debit ATM dan kartu kredit. Pengaplikasiannya juga sudah lebih luas.

Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post hari ini, Jumat (21/4/2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

BPost edisi Jumat (21/4/2017)
BPost edisi Jumat (21/4/2017) (dokumen)
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved