Nikah Siri dengan Gadis di Bawah Umur, Pejabat Ini Dituntut 7 Tahun Penjara

JPU menilai perbuatan terdakwa tetap melanggar pasal 81 ayat (2) undang-undang perlindungan anak.

Nikah Siri dengan Gadis di Bawah Umur, Pejabat Ini Dituntut 7 Tahun Penjara
Surya.co.id
Terdakwa Mustaqim usai menjalani sidang dengan agenda tuntutan 7 tahun di Pengadilan Negeri Gresik, akibat menikahi anak dibawah umur secara siri, Selasa (25/4/2017).

BANJARMASINPOST.CO.ID, GRESIK - Gara-gara menikahi perempuan di bawah umur secara siri, terdakwa Mustaqim (49), dituntut hukuman penjara selama 7 tahun, Selasa (25/4/2017).

Tuntutan disampaikan oleh JPU Lila Yurifa Prihasti, dalam sidang di Pengadilan Negeri Gresik.

Selain tuntutan 7 tahun penjara, terdakwa yang seorang pejabat, yakni sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Menganti, Kecamatan Menganti ini dituntut denda sebesar Rp 100 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Menurut JPU Lila Yurifa Prihasti, terdakwa melanggar Pasal 81 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Juncto pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Makanya kami menuntut terdakwa hukuman penjara selama 7 tahun dan denda Rp 100 juta subsidiar 6 bulan kurungan," ujarnya, usai persidangan yang dipimpin Majelis hakim I Ketut Tirta.

Dalam kasus tersebut terdakwa telah menikahi korban secara nikah siri. JPU menilai perbuatan terdakwa tetap melanggar pasal 81 ayat (2) undang-undang perlindungan anak.

Terdakwa dinilai telah terbukti melakukan serangkaian kebohongan dan bujuk rayu sehingga korban mau diajak melakukan hubungan layaknya suami istri.

Akibat perbuatan tersebut, istri pertama terdakwa malaporkan kepada pihak kepolisian sehingga terdakwa ditangkap pada akhir Januari 2017.

Sidang dengan agenda pledoi akhirnya ditunda pekan depan.

Editor: Murhan
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved