Dunia Perbankan

Indois Produk Investasi Mata Uang Asing Berbasis Syariah

Bank Maybank juga memiliki product investment yakni obligasi pemerintah dalam mata uang USD yaitu INDON dan INDOIS (berbasis syariah).

Indois Produk Investasi Mata Uang Asing Berbasis Syariah
Ilustrasi/kompasiana.com
Maybank 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Untuk nasabah yang ingin mendapatkan imbal hasil yang lebih menarik untuk mata uang USD, Bank Maybank Banjarmasin juga memiliki product investment yakni obligasi pemerintah dalam mata uang USD yaitu INDON dan INDOIS (berbasis syariah).

"Jika nasabah ingin investasi dalam mata uang USD dengann imbal hasil lebih menarik dapat investasi dalam product INDON dan INDOIS dimana kupon bunga atau bagi hasilnya dapat mencapai 4 25 persen sd 5.75 persen," ucap Business Manager Maybank Cabang Banjarmasin,  Thomas Njo, Senin (1/5/17)

Bahkan, sambung Thomas, Maybank juga memiliki product kombinasi tabungan/deposito USD dgn INDON dimana kombinasi simpanan ini bisa memberikan indikasi bunga sebesar 2, 25 persen.

"Hubungi segera Maybank lebih lanjut untuk mengetahui product investment kita dalam mata uang USD," himbau Thomas.

Khusus bagi nasabah dalam bentuk perusahaan yang ingin menyimpan dananya dalam bentuk USD, Bank Maybank juga memiliki produk simpanan berupa Giro Valas USD.

Selain itu juga dapat menerima simpanan giro dalam mata uang lainnya.

"Nah, syarat dokumen untuk membuka giro dalam mata uang USD untuk nasabah perusahaan adalah akte pendirian, akte perubahan, pengesahan kehakiman, dan izin-izin usaha seperti SIUP, TDP, SITU dan NPWP perusahaan," kata Thomas.

Dijelaskannya, Giro USD juga mendapatkan bunga yang disebut jasa giro tergantung dari besar saldo rata2 simpanan setiap bulan Saat ini LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) membatasi bunga simpanan untuk mata uang USD adalah 0.75 persen,

"Oleh sebab itu bunga simpanan baik dalam bentuk Tabungan USD, Giro USD dan Deposito USD maksimum sebesar 0.75 persen," tegas Thomas. (*)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved