Home »

Bisnis

» Makro

Bisnis Hotel

Kedatangan Raja Salman Dorong Pertumbuhan Kinerja Hotel di Indonesia

Menurut riset STR Global yang diterima KompasProperti, Minggu (30/4/2017), pemesanan kamar bisa mencapai lebih dari 10 kamar per malam

Kedatangan Raja Salman Dorong Pertumbuhan Kinerja Hotel di Indonesia
kompas.com
hotel di bali 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada awal Maret 2017 lalu mendorong peningkatan pemesanan kamar hotel secara kelompok.

Menurut riset STR Global yang diterima KompasProperti, Minggu (30/4/2017), pemesanan kamar bisa mencapai lebih dari 10 kamar per malam, terutama di Jakarta, dan Bali.

Catatan ini berkontribusi terhadap kenaikan kinerja sektor perhotelan di Indonesia selama kuartal I-2017. Di segmen tingkat hunian, meningkat 4,1 persen menjadi rata-rata 57 persen.

Tak hanya itu, walaupun tipis, average daily rate (ADR) juga tumbuh 0,2 persen menjadi rata-rata Rp 1.015.410.

Demikian halnya dengan revenue per available room (RevPAR) yang bertengger di angka Rp 578.716 atau naik 4,3 persen.

STR Global menilai, perusahaan-perusahaan hotel di Indonesia mengalami titik balik positif setelah penurunan RevPAR sebesar 4 persen pada 2016.

"Penggerak utama peningkatan kinerja tersebut adalah pertumbuhan permintaan sebesar 8,3 persen yang mendorong laju pertumbuhan pasokan 4,1 persen," tulis STR Global.

Kinerja hotel Indonesia ini lebih baik ketimbang Malaysia dan Maldives yang meski sama-sama mengalami pertumbuhan, namun lebih sedikit di bawahnya.

Malaysia mencatat kenaikan tingkat hunian 2,2 persen menjadi rata-rata 65,3 persen dengan ADR sekitar 373 ringgit atau tumbuh 4,8 persen dan RevPAR 244 ringgit atau naik 7,4 persen.

Sementara Maldives mengalami peningkatan 1 persen menjadi rata-rata 69 persen, ADR naik 2,3 persen dan RevPAR tumbuh 1,3 persen.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help