Menteri Rini Dorong Agar Biaya Transaksi Antar-Bank BUMN via ATM Jadi Rp 0

Menteri BUMN Rini Soemarno meminta biaya transaksi antar-bank BUMN melalui ATM bisa menjadi Rp 0 seiring dengan sinergi di antara bank-bank pemerintah

Menteri Rini Dorong Agar Biaya Transaksi Antar-Bank BUMN via ATM Jadi Rp 0
Kontan
Ilustrasi ATM Bank Danamon 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Menteri BUMN Rini Soemarno meminta biaya transaksi antar-bank BUMN melalui ATM bisa menjadi Rp 0 seiring dengan sinergi di antara bank-bank pelat merah.

Menurut Rini, hal itu sangat dimungkinkan bagi bank-bank BUMN menyusul digabungkannya ATM-ATM bank BUMN menggunakan perusahaan switching, Link.

"Perlu dipikirkan bagaimana biaya transaksi via ATM antar-bank Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara) bisa menjadi Rp 0. Ini sekaligus bisa menarik lebih banyak nasabah untuk bergabung," ujarnya akhir pekan lalu.

Menurut Rini, dengan sinergi antar-bank BUMN efisiensi bisa ditingatkan, dan biaya-biaya yang timbul bisa ditekan.

Saat ini biaya transaksi antar-bank BUMN melalui ATM Link telah turun menjadi Rp 4.000 per transaksi dari sebelumnya Rp 6.000 per transaksi.

Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo menyebutkan tahun ini bank-bank milik pemerintah tak ada rencana untuk membeli ATM baru.

Dengan pola integrasi ATM, masing-masing bank bisa menggunakan dana belanja ATM untuk keperluan lain.

"Tanpa harus beli ATM, bank-bank BUMN bisa bertambah seiring integrasi ini. Seperti BTN yang saat ini jumlah ATM-nya tidak banyak, akan menjadi bertambah setelah integrasi," ujarnya. (KOMPAS.com)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help