Mutasi Gen, Rahasia Orang-orang Tibet Bisa Bertahan Hidup di Iklim yang Ekstrem

Hidup di tempat yang sangat tinggi seperti Tibet memiliki dampak buruk untuk tubuh.

Mutasi Gen, Rahasia Orang-orang Tibet Bisa Bertahan Hidup di Iklim yang Ekstrem
net
Orang-orang Tibet yang hidup di ketinggian 4.500 di atas permukaan laut bisa bertahan selama ribuan tahun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hidup di tempat yang sangat tinggi seperti Tibet memiliki dampak buruk untuk tubuh.

Beberapa di antaranya adalah pencernaan yang lambat karena suhu dingin.

Uniknya, orang-orang Tibet yang hidup di ketinggian 4.500 di atas permukaan laut bisa bertahan selama ribuan tahun.

Sekelompok ahli genetika belum lama ini menemukan fakta unik mengapa mereka bisa bertahan hidup di Tibet. Rupanya, terdapat lima gen yang sudah bermutasi dan membantu mereka hidup di sana.

Lima gen unik ini ditemukan dari penelitian terhadap 27 orang Tibet. Orang-orang Tibet memang diketahui sudah mengalami evolusi yang unik karena tinggal di sana setidaknya sejak 3.000 tahun lalu.

Beberapa jenis mutasi gen ini rupanya membantu tubuh tetap berfungsi dengan baik meski berada di daerah dengan pasokan oksigen tipis dan diet yang butuk.

Gen bernama EPAS1 dan EGLN1 yang dimiliki orang tibet rupanya memproduksi hemoglobin lebih banyak sehingga pasokan oksigen di dalam darah lebih terjaga.

Selain itu, gen PTGIS dan KCTD12 juga membantu mereka dalam metabolisme vitamin D. Hal ini membantu orang-orang Tibet yang biasanya kekurangan vitamin D karena kondisi lingkungan.

Tatum Simonson, salah satu peneliti, berkata bahwa analisis komprehensif terhadap gen ini bisa menjadi pandangan yang berharga tentang faktor genetik masyarakat yang hidup di daerah ekstrem.

Mutasi gen orang-orang Tibet ini juga diharapkan bisa memberi petunjuk tentang punahnya manusia purba yang kerangkanya banyak ditemukan di Siberia.

Editor: Edinayanti
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved