Kriminal Banjarmasin

Kejati Kalsel Mintai Keterangan Ketua Dewan dan Kadisdik Balangan, Soal Apa Ya?

"Ada laporan masyarakat di Kabupaten Balangan ini, katanya, pengelolaan keuangan daerah di enam satuan kerja (Satker) bermasalah," ucap Abdul Muni.

Kejati Kalsel Mintai Keterangan Ketua Dewan dan Kadisdik Balangan, Soal Apa Ya?
Banjarmasinpost.co.id/Irfani Rahman
Kadis Pendidikan Balangan saat di ruang satu penyidik Kejati Kalsel, Selasa (2/5/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi Kalsel saat ini tengah menelisik masalah anggaran tahun 2016 di Kabupaten Balangan.

Bahkan, pihak penyidik telah mengundang pihak-pihak terkait. Selasa (2/5/2017), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balangan, H Abdul Hadi serta Kadis Pendidikan Sulaiman Kurdi memenuhi undangan tersebut .

Saat dicegat, Abdul Hadi mengiyakan kedatangannya ke Kejati berkenaan dengan undangan pihak penyidik untuk memberikan keterangan.

"Ada laporan ke Kejati berkenaan dengan anggaran belanja di luar RKPD, dan belanja daerah mendahului anggaran," ucapnya santai sambil berjalan menuju ruang penyidik.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Abdul Muni juga mengiyakan pihaknya tengah 'mengundang' terhadap pihak-pihak terkait dalam hal ini.

"Ada laporan masyarakat di Kabupaten Balangan ini, katanya, pengelolaan keuangan daerah di enam satuan kerja (Satker) bermasalah," ucap Abdul Muni.

Adanya laporan ini, pihaknya menindaklanjuti dengan mengeluarkakan surat perintah penyelidikan.

Bagaimana dengan pemanggilan Ketua Dewan Balangan, Muni mengatakan, dewan berkaitan dengan pembahasan anggaran karena menurut laporan tidak melalui proses penganggaran namun ada di DIPA.

"Itu kami telusuri, apa benar itu. Untuk itulah kami lakukan penyelidikan dengan pengumpulan data," ucapnya sembari mengatakan nilai keseluruhannya sekitar Rp 6 miliar lebih.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved