Liga Eropa

Berhasrat Akhiri Puasa 40 Tahun Man United, Mourinho Abaikan Agenda Liga Inggris

Kali pertama Manchester United mengikuti turnamen kelas dua Eropa itu adalah pada musim 1976-1977, ketika namanya masih Piala UEFA.

Berhasrat Akhiri Puasa 40 Tahun Man United, Mourinho Abaikan Agenda Liga Inggris
AFP PHOTO
Manajer Manchester United, Jose Mourinho (kanan), berbincang dengan salah satu pemainnya, Wayne Rooney, dalam laga Premier League kontra Stoke City, di Stadion Old Trafford, 2 Oktober 2016. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jose Mourinho berhasrat membawa timnya, Manchester United, mengakhiri "puasa" 40 tahun di Liga Europa.

Kali pertama Manchester United mengikuti turnamen kelas dua Eropa itu adalah pada musim 1976-1977, ketika namanya masih Piala UEFA.

Total delapan edisi Liga Europa diikuti oleh tim berjulukan Setan Merah sebelum musim ini, tetapi tidak satu pun ditutup dengan raihan trofi. Paling jauh, mereka melangkah hingga perempat final pada 1984-1985.

"Inilah satu-satunya trofi yang belum pernah diraih oleh Manchester United. Sebuah capaian hebat apabila kami bisa memutus siklus. Dengan begitu, kami bisa mengklaim telah memenangi semua kompetisi di dunia," kata Mourinho.

Kesempatan mengakhiri dahaga gelar terbuka lebar pada musim 2016-2017. Man United telah menembus semifinal dan akan bersua Celta Vigo pada partai pertama di Stadion Balaidos, Kamis (4/5/2017).

"Tim yang telah mencapai semifinal, sudah melalui babak grup, tiga fase gugur, dan melakukan perjalanan cukup panjang. Di posisi itu, Anda pasti ingin menembus final," ujar Mourinho.

Demi mewujudkan target ke final, Mourinho pun mencurahkan konsentrasi penuh untuk laga kontra Celta. Saking fokusnya, pria asal Portugal itu berniat mengabaikan agenda di Premier League, kasta teratas Liga Inggris.

Tidak peduli, tiga hari setelah lawan Celta atau Minggu (7/5/2017), mereka mendapatkan lawan cukup berat, yaitu Arsenal.

"Apabila harus mengistirahatkan pemain untuk akhir pekan, kami akan melakukannya," kata Mourinho. (KOMPAS.com)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help