Kriminalitas Balangan

Bardalih Buat Selamatan di Kampung, Pengasuh Anak Curi Emas Milik Anggota Polisi Balangan

Cincin emas, anting, kalung dan uang tunai miliknya dibawa lari pengasuh anaknya, Susanti alias Mba. Kerugian ditaksir Rp 40 juta rupiah.

Bardalih Buat Selamatan di Kampung, Pengasuh Anak Curi Emas Milik Anggota Polisi Balangan
Ist/Humas Polres Balangan
Susanti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Seorang anggota Polri yang bertugas di Polres Balangan, Aiptu MR Siregar, kecurian. Cincin emas, anting, kalung dan uang tunai miliknya dibawa lari pengasuh anaknya, Susanti alias Mba. Kerugian ditaksir Rp 40 juta rupiah.

Pencurian itu terjadi Minggu (30/4). Oleh Siregar, warga Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, kejadian ini laporkannya ke Polsek Paringin. Usai menerima laporkan, Kanit Reskrim Polsek Paringin, Bripka Hindera SH, melakukan penyelidikan.

Hindera langsung menyasar ke tempat pegadaian. Usaha tersebut membuahkan hasil, seorang petugas pegadaian mengatakan ada seorang wanita datang mengadaikan emas seberat 40 gram. Wanita itu bernama Susanti, pengasuh anak Siregar.

Berbekal barang bukti surat gadai emas seberat 40 gram yang dikeluarkan kantor Pegadaian Cabang Paringin, Senin (1/5), Kapolsek Paringin Iptu Cahyo Budi Widodo beserta anggotanya menjemput Susanti di rumah Siregar.

Di Polsek Paringin, Susanti diperiksa secara intensif. Hasilnya, warga Kelurahan Batupiring ini mengaku bahwa dialah yang mengambil emas milik Siregar yang tersimpan dalam sebuah tas kecil di kantong baju PDL Polri. Baju tersebut tergantung di dalam lemari baju yang terkunci.

"Saya yang mengambil emas bapak. Emas itu saya gadaikan di kantor pegadaian. Uangnya saya gunakan untuk membantu keluarga selamatan di kampung," kata Susanti, saat diperiksa polisi.

Kapolsek Paringin, Iptu Cahyo Budi Widodo, membenarkan pihaknya telah menangkap seorang pencuri emas.

"Emas digadaikan pelaku di kantor Pegadaian Cabang Paringin. Pelaku juga mengaku motifnya buat selamatan di kampungnya," ujarnya, Kamis (4/5).

Pelaku, kata Cahyo, mengambil cincin emas, anting, kalung dan uang tunai. “Korban mengalami kerugian Rp 40 juta,” ujarnya. (elh)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved