Jelly, Ponsel 4G Terkecil di Dunia dengan Daya Tahan Baterai yang Lebih Baik dari Galaxy S8

Bosan dengan ponsel berukuran besar? Jika ya, ini dia alternatif bagi kawan yang tidak terlalu menyukai ponsel yang berukuran besar.

Jelly, Ponsel 4G Terkecil di Dunia dengan Daya Tahan Baterai yang Lebih Baik dari Galaxy S8
kickstarter.com
Jelly, ponsel 4g terkecil sedunia 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bosan dengan ponsel berukuran besar? Jika ya, ini dia alternatif bagi kawan yang tidak terlalu menyukai ponsel yang berukuran besar.

Ponsel ini bernama Jelly, yang menurut pembuatnya, yaitu Unihertz, merupakan ponsel 4G terkecil di dunia.

Ukuran ponsel ini sangat kecil jika dibandingkan dengan Samsung Galaxy S8 atau Apple iPhone 7, namun bukan berarti kita bisa meremehkan kemampuan Jelly.

Jelly memiliki prosesor 1.1 GHz, RAM berukuran 2GB, memori internal sebesar 16GB (dapat menjadi 32GB jika menggunakan memori microSD), dan juga dua slot untuk kartu SIM berukuran nano.

Untuk urusan kamera, Jelly memiliki resolusi 2 megapixel untuk kamera depannya, dan 8 megapixel untuk kamera belakangnya.

Namun, kemampuan yang paling menakjubkan dari Jelly adalah daya tahan baterai 950 mAh-nya.

Unihertz mengatakan bahwa untuk penggunaan normal, Jelly mampu bertahan selama tiga hari penuh, dan waktu siaga (standby time) Jelly bisa mencapai tujuh hari.

Sebagai perbandingan, daya tahan baterai iPhone 7 (1.960 mAh) dan Galaxy S8 (3.000 mAh) hanya bertahan satu sampai satu setengah hari, dalam sekali mengisi daya baterai (­men-charge).

Menurut Unihertz, seperti yang dikutip dari mashable.com, ponsel ini cocok untuk berpergian (traveling), berolahraga, atau untuk anak-anak.

Jelly tersedia dalam warna putih, biru dan hitam. Untuk sistem operasinya, Jelly menggunakan Android 7.0 Nougat.

Ponsel ini diluncurkan di situs Kickstarter, yaitu sebuah situs penggalangan dana pada awal bulan ini, dan sampai artikel ini ditulis, Jelly sudah menggalang sebesar $263.329, melebihi target awalnya yaitu $30.000.

Rencananya, Jelly akan dijual seharga $109, atau sekitar Rp1,4 juta.

Editor: Edinayanti
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help