Health Info

Begini Mengenali Gejala Hipertensi di Paru-paru karena Bisa Diderita Anak Hingga Dewasa

Hipertensi paru adalah suatu kondisi langka dan fatal, di mana terjadi tekanan darah tinggi di arteri paru sehingga jantung

Begini Mengenali Gejala Hipertensi di Paru-paru karena Bisa Diderita Anak Hingga Dewasa
thinkstock
Pneumonia atau radang paru akut sering dijumpai di masyarakat Indonesia. Bahkan, bersama dengan diare, pneumonia masuk dalam daftar penyebab utama kematian pada balita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Belum banyak yang mengetahui tentang penyakit hipertensi pulmonial atau yang juga sering disebut sebagai hipertensi paru.

Hipertensi paru adalah suatu kondisi langka dan fatal, di mana terjadi tekanan darah tinggi di arteri paru sehingga jantung kanan harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah ke paru.

Bila terlambat atau tak diobati sama sekali, maka bisa terjadi gagal jantung kanan dan berakibat kematian, seperti yang dijelaskan oleh Prof. Dr. dr. Bambang Budi Siswanto, Sp.JP(K)., Ph.D.

Berbeda dengan hipertensi yang pada umumnya hanya membutuhkan tensimeter untuk mendeteksi tekanan darah, hipertensi paru lebih sulit didiagnosa.

“Kalau di paru, tekanan darahnya rendah, sekitar 25/13 milimeter merkuri (mmHg),” jelasnya saat ditemui di kawasan Sudirman.

Untuk itu, diperlukan echocardiogram atau alat perekam denyut jantung untuk mendeteksi hipertensi paru.

Ada beberapa faktor risiko penyakit hipertensi paru, salah satunya adalah penyakit jantung bawaan.

Faktor risiko karena penyakit jantung bawaan ini bisa kita amati pada anak kita sejak dini.

“Pertama, ketika menyusui bayi akan mudah lelah. Istilahnya feeding difficulty,” jelas Prof. Bambang.

Kondisi ini membuat bayi tak bisa lama menyusui, rewel, menangis setelah menyusui, namun setelahnya akan menyusu lagi.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved