BanjarmasinPost/

Travel

Supaya Selamat, Ini Hal-hal yang Harus Diperhatikan saat Berlibur ke Pulau Komodo

Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Sudiyono memberi sejumlah imbauan kepada wisatawan yang hendak berkunjung ke Taman Nasional Komodo.

Supaya Selamat, Ini Hal-hal yang Harus Diperhatikan saat Berlibur ke Pulau Komodo
kompas.com
Dua ekor komodo, jantan dan betina di Taman Nasional Komodo tengah mengoyak dua ekor kambing muda, Labuan Bajo, Senin (6/6/2016). Komodo betina umumnya lebih agresif soal makanan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LABUAN BAJO - Pasca-kasus penyerangan Komodo terhadap Loh Lee Aik (68), fotografer asal Singapura di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pihak pengelola taman tersebut pun semakin intens memperhatikan keselamatan pengunjung.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Sudiyono memberi sejumlah imbauan kepada wisatawan yang hendak berkunjung ke Taman Nasional Komodo.

“Untuk wisata di Taman Nasional Komodo, sampai saat ini masih nyaman-nyaman saja dengan catatan, para pengunjung harus cari agen travel yang representatif, yang sudah punya prosedur tetap yang jelas dan bisa diandalkan dan juga harus punya pengalaman,” kata Sudiyono kepada Kompas.com, Minggu (7/5/2017).

Sudiyono pun meminta kepada para pengunjung untuk menaati aturan selama berada di kawasan Taman Nasional Komodo. Termasuk juga, ketika di lapangan wajib meminta pendampingan dari petugas dan memperhatikan juga petunjuknya.

Bagi pengunjung yang punya luka di tubuh dan perempuan yang sedang haid agar bisa melapor secara khusus kepada petugas.

“Kita juga minta agar kalau kondisi lagi hujan angin atau gelombang laut lagi tinggi, sebaiknya ditunda dulu perjalanan ke Pulau Komodo. Kita juga imbau agar pengunjung jangan membuang sampah secara sembarangan,” ujarnya.

Ia pun berharap, peristiwa pengunjung yang digigit komodo tidak lagi terjadi di Taman Nasional Komodo.

Sebelumnya diberitakan, Loh Lee Aik (68), fotografer asal Singapura digigit komodo di Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (3/5/2017).

“Wisatawan asing asal Singapura yang juga adalah fotografer ini digigit oleh seekor komodo di wilayah pegunungan atau sekitar 200 meter dari arah pustu (puskesmas pembantu) Desa Komodo,” kata Kepala Bidang Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help