Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO : Tak Punya Biaya, Lima Anak Pemulung Ini Belum Bisa Sekolah

Di pikiran Ijum, hanya bagaimana anak anaknya bisa makan. "Bisa makan saja syukur nak," ujarnya.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski berlokasi di perkotaan, keluarga Jumiati alias Ijum (37), tidak terdata dalam program keluarga harapan atau keluarga miskin.

Paling miris, kelima anaknya tidak ada yang sekolah. Alasannya tidak punya dana untuk menyekolahkan karena suaminya hanya bekerja sebagai pemulung.

"Saya, Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja belum punya, tapi pertama saya pindah sudah lapor dengan pak Rt," kata Ijum yang punya lima anak itu.

Di pikiran Ijum, hanya bagaimana anak anaknya bisa makan. "Bisa makan saja syukur nak," ujarnya.

Memang, keluarga ini sebelumnya sempat berpindah-pindah. Namun, dua tahun terakhir, mereka menyewa bedak kayu ukuran 3 kali 4 meter di Rt 15 no 26, Jalan Sutoyo S, Gang 20 Ampera, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Lurah Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Akhmad Sapari, sempat kaget dengar informasi ini.

"Loh, iya ya. Jadi sampai saat ini belum ada laporan dari Rt terkait keluarga yang kurang mampu dan memprihatinkan. Kalau mendengar ceritanya, wajar menjemput bola. Soalnya dinas sosial juga punya kader sosial yang bisa meninjau ke lokasi," katanya.

Dikatakannya, kendalanya kadang ada warga yang pindah pindah jadi tidak terdata dalam program keluarga harapan.

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved