Dokter Cantik Ini Rela Mengajar di Pedalaman dan Perkampungan Terpencil

Banyak hal positif didapatkannya saat berada di tengah-tengah kelompok orang-orang yang jauh dari keramaian kota di pedalaman sana.

Dokter Cantik Ini Rela Mengajar di Pedalaman dan Perkampungan Terpencil
Istimewa
dr Siti Chairani Nur 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak banyak dokter yang peduli seperti figur dokter cantik yang satu ini dr Siti Chairani Nur. Umumnya dokter memiliki kesibukan dalam konteks profesi medisnya. Tidak sedikit dokter yang memilih tenggelam di ruang kesibukan kerjanya, dan jika lelah pergi berwisata.

Akan tetapi tidak bagi Rani sapaannya yang terus aktif melakukan kegiatan sosial seperti mengajar dan melaukan pemeriksaan gratis di daerah daerah terpencil.

Banyak hal positif didapatkannya saat berada di tengah-tengah kelompok orang-orang yang jauh dari keramaian kota di pedalaman sana.

"Motivasi awal saya adalah mencari pengalaman baru serta teman baru untuk kemudian memperoleh banyak ilmu pengetahuan baru pada setiap kegiata. Saya juga bisa berbagi bersama mereka," kata Rani.

dr Siti Chairani Nur
dr Siti Chairani Nur 

Pekerjaan sosial yang dilakukan Rani diluar kerjanya sebagai dokter salah satu perusahaan di Jorong, Tanah Laut adalah menggelar kegiatan sunatan massal bekerja sama dengan TBM CS Fakultas Kedokteran Unlam.

Lalu bakti sosial pengobatan gratis untuk masyarakat, penyuluhan kesehatan reproduksi untuk siswa siswi SMA kerja sama dengan tim QSE dan CSR PT. JBG dalam rangka bulan K3.

"Saya mengajarkan langkah cuci tangan yang benar, sikat gigi, bagaimana agar bisa menjadi dokter nantinya, melakukan pemeriksaan sederhana kepada pasien," ungkapnya.

Rani juga rajin turun ke perkampungan masyarakat terpencing melakukan Kegiatan mengajar anak Sekolah Dasar untuk memberikan pengetahuan dasar tentang kesehatan seperti bagaimana cuci tangan yang benar bekerja sama dengan Kelas Inspirasi Kota Banjarmasin.

Kenapa dia bersedia melakukan itu padahal tidak dibayar, Rani menerangkan sebagaimana dalam ajaran agama yang memerintahkan kepada manusia agar menyebarluaskan ilmu yang baik.

"Saya ingin berbagi pengetahuan kepeda mereka sebab saya merasa miris pandangan masyarakat tentang pentingnya berobmasat ke dokter atau lembaga kesehatan seperti puskes dan RS. Kepercayaan masyarakat terhadap dukun/dukun beranak sudah mengakar," katanya.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved