BanjarmasinPost/

dr Siti Chairani Nur Tak Lelah Bantu Warga Pedalaman

Kegiatan sosial yang ia lakukan antara lain berupa sunatan massal bekerja sama dengan TBM CS Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat.

dr Siti Chairani Nur Tak Lelah Bantu Warga Pedalaman
istimewa
dr Siti Chairani Nur 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seorang dokter biasanya selalu disibukan oleh aktivitasnya menangani pasien. Bahkan tak sedikit yang kemudian ‘tenggelam’ dengan rutinitas profesinya tersebut. Namun tak demikian denan dr Siti Chairani Nur.

Dokter cantik yang akrab disapa Rani ini justru aktif melakukan kegiatan sosial, seperti mengajar dan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan mulianya ini bahkan ia lakukan hingga ke kampung-kampung terpencil di Banua ini.

Meski lelah, tapi banyak hal positif yang ia petik saat berada di tengah orang-orang yang berada jauh dari keramaian kota. Keramahtamahan dan suasana yang penuh kedamaian serta ketenangan alam adalah salah satu hal yang ia dapatkan.

"Awalnya motivasi saya sekadar ingin mencari pengalaman dan teman baru. Tapi, ternyata saya bisa memperoleh banyak ilmu pengetahuan baru pada tiap kegiatan. Saya juga bisa berbagi bersama mereka," tutur Rani, Sabtu (13/05/2017).

Kegiatan sosial yang ia lakukan antara lain berupa sunatan massal bekerja sama dengan TBM CS Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat.

Lalu, bakti sosial pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan reproduksi untuk kalangan pelajar SMA bekerjasama dengan tim QSE dan CSR PT JBG dalam rangka bulan K3.

"Banyak hal sederhana yang saya lakukan. Selain pemeriksaan kesehatan, saya juga mengajarkan cara mencuci tangan yang benar, sikat gigi hingga bagaimana caranya agar kelak bisa menjadi dokter," bebernya.

Rani juga rajin turun ke perkampungan terpencil untuk turut membantu mengajar anak-anak sekolah setempat. Bekerjasama dengan Kelas Inspirasi Kota Banjarmasin, dirinya mengajarkan pengetahuan dasar tentang kesehatan, seperti tahapan mencuci tangan yang benar.

Semua aktivitas sosial itu ia lakoni secara sukarela dan ikhlas tanpa bayaran. Hal ini ia lakukan karena tuntunan agama yang memerintahkan manusia untuk menyebarluaskan ilmu yang baik.

"Saya ingin berbagi pengetahuan kepeda mereka. Saya miris terhadap pandangan sebagian masyarakat yang belum memandang penting berobat ke dokter atau lembaga kesehatan. Kepercayaan terhadap dukun beranak, misalnya, sudah demikian mengakar," sebutnya. 

Selengkapnya simak di Banjarmasin Post edisi, Minggu (14/05/2017).

(khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help