BanjarmasinPost/

Libur Panjang Tiba, Anak Ramai Dikhitan, Ini Saran Psikolog Unlam

Khitan sendiri pada dasarnya bisa dilakukan sejak bayi hingga sesuai dengan agama Islam yakni dilakukan sebelum anak akil balik.

Libur Panjang Tiba, Anak Ramai Dikhitan, Ini Saran Psikolog Unlam
jumadi
Ilustrasi khitan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masa liburan biasanya banyak dimanfaatkan oleh orangtua untuk melakukan khitan kepada anaknya.

Dengan begitu, orangtua juga perlu mempersiapkan anak secara fisik dan psikologis.

Khitan sendiri pada dasarnya bisa dilakukan sejak bayi hingga sesuai dengan agama Islam yakni dilakukan sebelum anak akil balik.

Tapi biasanya yg paling tepat secara psikologis dilakukan ketika anak sudah dapat di ajak berkomunikasi yang biasanya sekitar umur dua tahun ke atas anak sudah mampu berkomunikasi secara sederhana.

Sukma Noor Akbar, Psikolog FK Unlam dan Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Wilayah Kalselteng‎ mengatakan hal yang paling penting bagi orangtua adalah anak diberikan informasi mengenai manfaat khitan dalam kesehatan.

Sukma Noor Akbar, Psikolog Unlam.
Sukma Noor Akbar, Psikolog Unlam. (banjarmasinpost.co.id/khairil rahim)

Misalnya, dengan melakukan khitan akan menghilangkan beberapa penyakit seperti virus, bakteri, jamur dan secara psikologis membuat anak menjadi percaya diri, bangga dan lebih mandiri.

Fungsi lain dari memberikan informasi agar anak terhindar dari trauma dan orangtua juga diharapkan jangan memaksa anak ketika anak masih belum siap untuk khitan.

"Konsultasi dengn dokter juga diperlukan agar orangtua mendapatkan metode khitan yang terbaik dengan kelebihan dan kelemahan teknik khitan masing masing serta mempertimbangkan waktu yang tepat seperti pada waktu libur sekolah yang sebentar lagi akan tiba," kata dia.

Orangtua juga bisa membangkitkan motivasi dan keberanian anak dengan memberikan reward ketika anak sudah selesai khitan.

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help