Komunitas Gowes

Gowes Cantik Dikawal Polisi Keliling Banjarmasin, "Jangan-jangan Banyak Selfienya"

Ketika bendera dikibaskan ketua PKK Banjarmasin yang juga istri walikota, Hj Siti Wasilah, para gowesis cantik langsung semangat mengayuh

Gowes Cantik Dikawal Polisi Keliling Banjarmasin,
Istimewa
BPost edisi Senin (15/5/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ratusan gowesis bersiap-siap diatas tunggangannya masing-masing di halaman jalaman Kantor Banjarmasin Post Group Jalan As Musyaffa Banjarmasin yang digelar Minggu (14/5) pagi pukul 07.00 Wita.

Ketika bendera dikibaskan ketua PKK Banjarmasin yang juga istri walikota, Hj Siti Wasilah, para gowesis cantik langsung semangat mengayuh pedal menuju rute yang telah ditentukan panitia.

Gowes Cantik Untuk Sehat Bersama yang digelar Srikandi Cycling Community diikuti sekitar 160 peserta. Mereka hadir untuk meramaikan HUT ke-3, Srikandi Cycling Community Banjarmasin dan didukung penuh Banjarmasin Post Group.

Sebelum melepas, Siti Wasilah mengatakan, kegiatan itu sangat baik bagi kaum perempuan mengingat hal ini sangat jarang diadakan. “Salut saya pesertanya perempuan semua. Tapi nanti jangan-jangan di jalan bukan hanya gowesnya saja tapi juga banyak selfienya ya,” kata Wasilah tersenyum.

Setelah meninggalkan markas koran terbesar di Banua ini, para peserta yang semuanya kaum hawa ini menuju Jalan Tarakan, lalu melintas di Jalan S.parman dan Brigjen Hasan Basri.

Setelah itu gowesis melanjutkan rute ke Jalan Adyaksa, Sultan Adam. Dikawasan ini gowesis menjalani rintangan pertama Tanjakan naik jembatan Banua Anyar yang cukup suram karena menyeberangi sungai.

Gowesis kemudian melintas di Jalan Hidayatullah, lalu lurus dari Simpang Empat ke Jalan Gatot Subroto, kemudian berkelok ke kanan Jalan Ahmad Yani lalu berkelok ke kiri Jalan Pangeran Antasari.

Rombongan diarahkan ke Jalan KS Tubun lalu melewati rintangan kedua Tanjakan jembatan RK. Ilir yang juga menyeberang sungai Martapura. Peserta dibelokan ke Jalan Djok Mentaya, Anang Adenansi, Sutoyo S dan melewati jalan Jafri zam-zam lalu PHM Noor, Belitung, S Parman dan finish Mapolda Kalsel.

Meski menempuh jarak jauh sepanjang 22 kilometer namun tidak ada rasa lelah yang terlihat dari wajah para peserta. Sebaliknya mereka tampak gembira bisa melahap rute yang telah ditentukan.

Di garis finish para peserta langsung disuguhkan beragam pangan tradisional seperti gumbili bejarang, kacang rebus, pisang rebus, bubur ayam dan teh hangat.

Selengkapnya baca harian Banjarmasin Post hari ini, Senin (15/5/2017), atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

BPost edisi Senin (15/5/2017)
BPost edisi Senin (15/5/2017) (istimewa)
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help