Kriminalitas Batola

Ziarah ke Sekumpul Tertunda Akibat Kejadian Tragis Ini

Akibat tabrakan, bus PO Yuliana mengalami ringsek di bagian depan sebelah kanan dan kaca depan retak.

Ziarah ke Sekumpul Tertunda Akibat Kejadian Tragis Ini
Istimewa
Metro Banjar edisi Senin (15/5/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATOLA - Kecelakaan menelan korban jiwa terjadi di Jalan Lingkar Utara, sekitar Desa Lok Lawa, Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala, Minggu (14/5) sore. Bus PO Yuliana DA 1277 AE, yang disopiri Sahruni, bertabrakan dengan Honda Beat DA 6015 MAC.

Akibat tabrakan, bus PO Yuliana mengalami ringsek di bagian depan sebelah kanan dan kaca depan retak. Sedangkan Honda Beat, yang ditunggangi Fadli, warga Anjir Muara RT5, Desa Anjir Muara 1 Kecamatan Anjir Muara, rusak berat bagian depan.

Adu bagong itu tak hanya merusak bus dan sepeda motor, tapi juga meminta nyawa Fadli. Fadli, yang saat kejadian mengenakan baju kotak-kotak, mengalami luka di wajah dan kaki patah.

Fadli meninggal di lokasi. Jenazahnya dibawa ke IGD Handil Bhakti. Tak berapa lama, jenazah Fadli dibawa pulang pihak keluarga ke Anjir Muara RT5, Desa Anjir Muara 1 Kecamatan Anjir Muara.

Informasi didapat di tempat kejadian, empat bus dan beberapa unit mobil pribadi membawa warga Desa Kambang Habang Baru, Tatakan, Kabupaten Rantau. Mereka mau berziarah ke Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Rombongan ziarah ini berangkat dari Marabahan, Batola. Tiba di perempatan simpang Lingkar Utara, bus berbelok kiri menuju arah Jalan Lingkar Utara. Di sekitar Desa Lok Lawa, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, bus yang disopiri Sahruni melaju dengan kecepatan sedang.

Sementara dari arah berlawanan, meluncur Honda Beat yang dikemudikan Fadli. Diduga mau menghindari lubang, tiba-tiba Fadli mengambil jalur ke kanan yang akan dilewati bus yang disopiri Sahruni. Keberadaan Fadli di jalur kanan itu tidak sempat diantisipasi Sahruni. Tak ayal lagi tabrakan pun terjadi. Fadli terpental dan kemudian tewas.

Oleh tim relawan jenazah Fadli dibawa ke IGD Handil Bakti. Sementara bus dan sopirnya dibawa ke Pos Lantas Simpang Empat Handil Bakti untuk dimintai keterangan. Bus lain pun mengikuti ke Pos Lantas. Akibatnya ziarah ke Sekumpul tertunda. Para supir bus menemani Sahruni yang dimintai keterangan oleh petugas lantas.

Baca selanjutnya di Harian Metro Banjar terbit, Senin (15/5/2017) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id/metro

Metro Banjar edisi Senin (15/5/2017)
Metro Banjar edisi Senin (15/5/2017) (istimewa)
Editor: Didik Trio
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved