BanjarmasinPost/

Pemabuk Zenith Curi Dumptruk di Tabalong, Cueki Tembakan Polisi, Sopir Bergelantungan di Bak Truk

Polisi juga sempat mengeluarkan tembakan peringatan dan si pemilik dumptruk, Sebastian, sempat bergelantungan di bak dumptruknya.

Pemabuk Zenith Curi Dumptruk di Tabalong, Cueki Tembakan Polisi, Sopir Bergelantungan di Bak Truk

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Aksi pengejaran terhadap pencuri dumptruk, Aliman (32), bak film laga. Pengejaran di ruas jalan trans Kalseltim itu melibatkan beberapa mobil, polisi dan warga. Polisi juga sempat mengeluarkan tembakan peringatan dan si pemilik dumptruk, Sebastian, sempat bergelantungan di bak dumptruknya.

Informasi didapat di lapangan, Selasa (16/5) sekitar pukul 12.30 Wita, Aliman mencuri dumptruk milik Sebastian. Dumptruk itu terparkir dalam keadaan hidup di simpang masuk ke PT Conch, Desa Saradang Kecamatan Haruai.

Aksi itu diketahui oleh Sebastian dan warga. Mereka pun langsung mengejar dumptruk yang dicuri Aliman. Dalam pengejaran itu Sebastian berhasil mengejar dumptruk, bahkan dia sempat bergelantungan di bak belakang dumptruk. Namun Sebastian hanya sanggup bergelantungan sejauh satu kilometer saja.

Aliman terus membawa kabur dumptruk curiannya. Begitu juga dengan warga, tetap melakukan pengejaran pakai kendaraan bermotor. Tak hanya itu, polisi yang mengetahui kejadian itu juga ikut melaku pengejaran dan memblokir jalan. Polisi itu dari Polsek Haruai, Polsek Murung Pudak, dan Polres Tabalong.

Pengejaran terhadap Aliman ini sempat juga diwarnai tembakan peringatan dari polisi. Pasalnya, Aliman sudah membahayakan nyawa pengguna jalan lainnya. Tapi Aliman tidak menggubris tembakan peringatan itu. Warga Desa Sungai Pumpung Kecamatan Awayan, Balangan, ini tetap membawa dumptruk warna kuning KT 8407 KU itu ke arah Kecamatan Murung Pudak.

Pelarian Aliman terhenti sekitar 20 kilometer dari Desa Saradang Kecamatan Haruai. Polisi berhasil membekuk Aliman di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak. Aliman pun dibawa ke Mapolres Tabalong.

Pengejaran yang berlangsung sekitar dua jam itu tidak meminta korban jiwa. Namun akibat aksi kejar-kejaran ini satu mobil dan dua kendaraan milik warga serta satu mobil Dinas Satlantas Polres Tabalong mengalami kerusakan.

Saat ditemui di Mapolres Tabalong, Aliman mengaku saat mencuri dumptruk dirinya dalam keadaan mabuk Zenith. “Saya mengonsumsi obat Zenith,” ujarnya.

Aliman mengatakan saat berada di simpang masuk ke PT Conch, dia melihat sebuah dumptruk diparkir di pinggir. “Mobil dalam posisi ke arah Kaltim dan mesin masih menyala. Saya masuk dumptruk dan langsung kubawa ke arah Kaltim," ujarnya.

Aliman mengatakan awalnya dia ingin membawa dumptruk itu Kaltim. Karena dikejar warga dan diadang polisi, dia langsung balik arah menuju ke dalam kota Tanjung.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help