BanjarmasinPost/

Susilawati Rela Serahkan Reftil Kesayangannya, Pengunjung Pun Rebutan Selfie dengan Sang Buaya

Dengan harapan besari, hewan peliharaannya reptil amfibi itu tetap bertahan hidup dan bisa dijadikan bahan edukasi bagi masyarakat.

Susilawati Rela Serahkan Reftil Kesayangannya, Pengunjung Pun Rebutan Selfie dengan Sang Buaya
Halaman 17 Banjarmasin Post Edisi Rabu (17/5/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rasa sayang pada hewan kecintaan ternyata ditumbuhkan Susilawati, warga Sungai Jingah, Banjarmasin, dengan cara menyerahkan hewan kesayangannya ke kebun binatang.

Dengan harapan besari, hewan peliharaannya reptil amfibi itu tetap bertahan hidup dan bisa dijadikan bahan edukasi bagi masyarakat. Ia pun menyerahkan kepada pengelola Taman Satwa Zahri Saleh, Sungai Jingah, Banjarmasin.

"Sebenarnya sayang sama buaya yang saya pelihara. Tapi di tempat saya, jarang makan dan tidak bisa dinikmati orang banyak. Kalau di kebun binatang, buayanya akan lebih dijaga, makan teratur dan banyak yang lihat," terang Susi saat ditemui di kediamannya, Jalan Sungai Jingah RT 4 Gang Damai, Banjarmasin, Selasa (16/5).

Meski ia sayang pada buaya yang dirawatnya, sejak ukuran satu jengkal tangan hingga sekarang mencapai dua meter. Namun perasaan takut juga muncul dibenaknya. Hewan reptil itu terus tumbuh besar setiap tahunnya.

Ia pun lantas memutuskan buaya yang dijaga selama empat tahun lebih itu dikhibahkan ke kebun binatang.

Walaupun menurutnya lebih enak makanan buaya daripada konsumsi setiap hari ia dan keluarga, tapi demi hewan kesayangan hal itu bukanlah masalah.

Sewaktu buaya itu masih berada di rumahnya pun, banyak anak-anak yang sering menonton. Akan tetapi dia malah khawatir pada keselamatan reptilnya karena anak-anak itu menganggu dengan menggunakan kayu.

Setelah buaya dihibahkan ke taman satwa, kolam berukuran tiga meter x 50 sentimeter miliknya telah dihancurkan. Sisa bangunan kolam, masih berserakan di depan rumah wanita dua anak itu.

Sementara itu, Kepala UPTD Taman Satwa Zahri Saleh, Muiz, berterimakasih pada masyarakat yang peduli dengan taman. Ia mengatakan, si empunya hewan pelihraan mungkin saja mehibahkan hewan kesayangannya ke kebun binatang karena sadar itu tidak boleh di pelihara secara pribadi.

Ia pun mengimbau kepada warga yang lain, kalau memang memiliki hewan yang dilindungi, daripada disita oleh petugas lebih baik segera mehibahkan hewannya ke Taman satwa.

Selain buaya, Muiz mengatakan, taman satwa itu juga mendapatkan satu ekor lutung yang juga diberikan warga. Ditambah lagi adanya buaya yang bisa dipegang membuat pengunjung kerap kali berpoto selfie dengan buaya tersebut.

"Semenjak ada buaya ini, banyak pengunjung yang selfie dengan buaya, " terang Muiz menjelaskan.(ell)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help