BanjarmasinPost/

Dokter Pastikan Bayi yang Mayatnya Ditemukan Dalam Kantong Kresek Tidak Lahir Secara Prematur

Namun dikarenakan kondisinya sudah meninggal dunia ditaksir sekitar sepekan, membuat beberapa organ tubuh bayi pun mengalami kerusakan.

Dokter Pastikan Bayi yang Mayatnya Ditemukan Dalam Kantong Kresek Tidak Lahir Secara Prematur
Halaman 1 Metro Banjar Edisi Kamis (18/5/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Seorang dokter RSUD Idaman Banjarbaru, dr Fitri Yuliana menjelaskan, sebelum meninggal bayi sempat terlahir dalam kondisi sempurna dan usia yang cukup.

Namun dikarenakan kondisinya sudah meninggal dunia ditaksir sekitar sepekan, membuat beberapa organ tubuh bayi pun mengalami kerusakan.

"Ukuran panjang bayi normal kok. Usianya juga bukan lahir prematur. Tapi karena diperkirakan sudah meninggalkan sekitar seminggu, jadi bayi pun sudah berangsur membusuk dan rusak terutama pada bagian lengan kirinya lantaran digerogoti belatung, " jelas dokter Fitri.

Sedangkan Kapolres Banjarbaru, AKBP Eko Wahyuniawan melalui Kapolsek Banjarbaru Barat, Kompol Syaiful Bob mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku atau ibu pembuang bayi malang itu.

Syaiful menuding, bayi sengaja dibuang sehari setelah dilahirkan oleh pelaku, mengingat warga juga sudah sekitar empat hari melihat plastik tersebut tergeletak.

"Sementara masih lidik. Anggota juga sudah saya perintahkan menyebar agar mencari tahu pelakunya, barang kali saja ada perempuan yang hamil tapi tiba-tiba sudah tidak lagi," jelas Kompol Syaiful kepada Metro Banjar. (gha)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help