BanjarmasinPost/

Selundupkan 1000 Butir Zenit ke Lapas, Edy Berniat Jual ke Sesama Napi

Perempuan paruh baya ini mencoba memasukkan 1.000 butir zenith di dalam kue yang akan diberikan ke adiknya Edy Kadarusman, seorang narapidana kasus na

Selundupkan 1000 Butir Zenit ke Lapas, Edy Berniat Jual ke Sesama Napi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rencana Mulyana (57) warga Jalan Haryono MT RT 8 Banjarmasin memasukkan ribuan zenith ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banjarmasin digagalkan petugas, Rabu(17/5) sekitar pukul 11:15 Wita.

Perempuan paruh baya ini mencoba memasukkan 1.000 butir zenith di dalam kue yang akan diberikan ke adiknya Edy Kadarusman, seorang narapidana kasus narkoba.

Terungkapnya aksi nekat bermula dari pemeriksaan ketat terhadap setiap pengunjung Lapas. Saat itu petugas melihat Mulyana membawa bungkusan berisi wadai dan diminta melewati mesin x ray.

Merasa curiga, petugas pun menyetop yang bersangkutan dan memerika kue yang dibawa Mulyana. Saat itulah ketika dibuka didalamnya terdapat ratusan keping zenith. Oleh petugas Mulyana pun dimintai keterangan dan dari perhitungan tercatat zenith sebanyak 1.000 butir.

Mulyana kepada petugas mengaku zenith itu rencananya mau diantarkan ke sang adik Edy yang rencananya akan dijual ke sesama napi di dalam lapas.

Dia mengaku membeli satu keping zenith seharga Rp18 ribu (isi 10 butir). Mulyana pun mengaku terkadang 'memakai' zenith itu agar tulang terasa enak, karena tulang kakinya pernah patah akbat kecelakaan.

Kepala Lapas Klas IIA Banjarmasin Hendra Eka Putra yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya menggagalkan rencana masuknya ribuan zenith tersebut. “Anggota kami memergoki pengunjung mau memasukkan 1.000 zenith ke lapas," papar Hendra.

Menurutnya zenith itu disimpan dalam sebuah kue yang rencananya akan dibawa ke dalam Lapas. Ia pun kembali mengingatkan agar pengunjung LP jangan coba-coba memasukkan barang ke LP karena pengawasan mereka sangat ketat. "Ini benar-benar nekat, tapi ketahuan petugas kita," jelas Hendra yang baru bertolak ke Jakarta untuk pendidikan.

Hendra mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan maka Mulyana pun mereka limpahkan ke Polresta Banjarmasin untuk proses selanjutnya.(dwi)

Baca Harian Metro Banjar Edisi Kamis (18/5/2017)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help