BanjarmasinPost/

Komunitas

Dapat Penghargaan Wali Kota, Sepeda Lowrider Bakal Ramaikan Siring Tendean

Dengan penghargaan ini, Fadly mengaku bakal ada kelanjutan dari wacana wali kota untuk masalah pengadaan sepeda lowrider untuk disewakan

Dapat Penghargaan Wali Kota, Sepeda Lowrider Bakal Ramaikan Siring Tendean
Istimewa
Komunitas Lowrider Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Para pecinta sepeda kostum dari Banua yang tergabung di Komunitas Low Rider Banjarmasin mendapat penghargaan dari Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Ahmad Eka Fadlianto, seorang pembuat sepeda kostum di Banua diganjar penghargaan warga kreatif kategori sumber daya alam (SDA) beberapa waktu lalu.

"Saya menang di kategori SDA dan bisa menang karena memanfaatkan besi bekas untuk membuat satu unit sepeda lowrider," ujar Fadly, sapaan akrabnya.

Dengan penghargaan ini, Fadly mengaku bakal ada kelanjutan dari wacana wali kota untuk masalah pengadaan sepeda lowrider untuk disewakan di kawasan siring Pasar Terapung untuk menambah daya tarik wisatawan.

Komunitas Lowraider memang dikenal dengan kumpulan pecinta gowes yang aktif mengkampanyekan bersepeda.

Bahkan Lowraider Banjarmasin juga paling nyaring ikut menyuarakan pertumbuhan kendaraan bermotor.

"Ayo hindari mesin pembunuh yang mengeluarkan asap untuk mengurangi polusi dan menciptakan kota Banjarmasin yang nyaman," kata dia.

Fadly sendiri mengaku dikenal mania gowes karena dari kecil sampai kuliah dan kerja pun masih suka bersepeda dan selalu menyempatkan untuk bersepeda.

"Pesan yang selalu kami bawa kepada para penunggang sepeda lainnya yaitu mencintai alam dengan mengurangi polusi dengan sepeda, dan yakinlah bahwa sepeda yang kita gunakan adalah mesin pembunuh asap yang ampuh saat ini," ujar dia.

Apalagi, kata Fadly, sepeda kostum kini mulai banyak digandrungi meski jumlahnya masih kalah banyak di daerah lain.

"Sebelumnya saya dari ALRM (Arek Low Rider Malang), saya pindah ke Banjarmasin karena kerja," katanya.

Jika di daerah asalnya, Malang tambah dia anggota yang ikut sangat banyak sementara di Banjarmasin sendiri jumlahnya belum sampai 20 orang.

"Peminatnya sudah mulai banyak sih tapi belum sampai ingin memiliki sepeda kostum," ujar dia.

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help