BanjarmasinPost/

Komunitas AGAZ Kandangan Hobi Jelajahi Trek Pegunungan dan Persawahan

Meski acaranya dikemas secara sederhana, tapi trek yang disiapkan sangat menantang dan memuaskan peserta.

Komunitas AGAZ Kandangan Hobi Jelajahi Trek Pegunungan dan Persawahan
istimewa
Goweser AGAZ semangat menapaki pegunungan di Hulu Sungai Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berawal dari kumpulan remaja dan orang dewasa yang punya hobi sama yakni berasepeda. Ini lah latar belakang terbentuknya Al Zam-zami Gowes Adventure Community (AGAZ).

AGAZ adalah salah satu komunitas sepeda yang adadi Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Minggu (14/5) kemarin komunitas ini baru saja merayakan ulang tahun perdananya dengan menggelar event sederhana gowes bareng (gobar) bertema Makin Rakat, Makin Rame.

Wakil Ketua AGAC Rahman Aryandi, Jumat (19/5), mengatakan di luar dugaan event itu ternyata mendapat respon yang luar biasa dari para pegowes di HSS. Terbukti jumlah goweser yang ambil bagian sangat bantyak, jumlahnya tidak kurang 500 orang.

Mereka hadir selain bersilaturahmi juga ikut menjajal trek yang disuguhkan . Meski acaranya dikemas secara sederhana, tapi trek yang disiapkan sangat menantang dan memuaskan peserta karena tipikal treknya 50 persen onroad dan 50 persen offroad.

Peserta melewati kawasan irigasi di kaki gunung Layanglayang dan persawahan di wilayah Kapuh. Juga melintasi sejumlah desa di kawasan Ssungai Aparing, titian daerah Pantai Ulin, perkebunan di Patigan dan Bariang. Peserta kemudian finish di Jalan Zafri Zamzam (Amawang Kiri Muka).

"Selain gober dalam acara tersebut juga ada potong acara tiup lilin bersama dan potong kue bersama. Kuenya dibagikan kepada goweser yang hadir dalam acara gobar tersebut," bebernya.

Rahman berharap melalui event AGAC tersebut terjalin silaturahmi yang semakin rekat dan akrab sehingga aktivitas gowes yang dilakoni kian menyenangkan.

Lebih lanjut Rahman menuturkann anggota komunitasnya saat ini berjumlah 45 orang. Para anggota berasal dari strata sosial dan profesi atau status yang beragam. "Ada yang pelajar, mahasiswa, aparatur sipil negara, karyawan swasta, profesinya, dan lainnya," sebutnya.

Mengenai nama komunitas yang terbilang unik, Rahman mengatakan karena tempat pihaknya berkumpul di Jalan Jafri Zamzam atau Amawang (kiri depan), Kandangan. Akhirnya 1 Mei 2016 lalu disepakati menyematkan nama jalan tersebut sebagai nama komunitas.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi Sabtu (20/05/2017).

(khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help