BanjarmasinPost/

Berita Kapuas

Pengrajin Suvenir Getah Nyatu Tinggal Langka

Akibat langkanya getah nyatu sebagai bahan baku suvenir, maka tahun demi tahun pengrajin getah nyatu semakin langka.

Pengrajin Suvenir Getah Nyatu Tinggal Langka
tribunkalteng.com/jumadi
Perahu layar yang cukup unik, adalah berbahan dasar getah nyatu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Akibat langkanya getah nyatu sebagai bahan baku suvenir, maka tahun demi tahun pengrajin getah nyatu semakin langka.

Pengrajin getah nyatu di Kota Kualakapuas hanya tinggal satu tempat dengan nama Usaha Dagang (UD) Erwin, yakni di kawasan
Kampung Dahirang, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas Kalteng.

Hadi Suparno, pemilik sentra kerajinan UD Erwin yang dihampiri di tempat usahanya, Jumat (19/5) mengatakan sudah enam bulan terakhir ini dia tak melakukan aktivitas mengolah berbagai jenis kerajinan. Sebab bahan baku getah nyatu sulit didapatkan.

"Biasanya ada yang datang ke tempat usaha kami dengan membawa 3 sampai 5 kg. Namun sampai hari ini belum ada yang datang," ungkapnya kecewa.

Hadi Suparno bersama istrinya mengeluti usaha ini sudah 35 tahun.

Dulu harga getah nyatu Rp3.000 per kg dan bahannya melimpah. Dirinya membeli 30 sampai 50 kg untuk disimpan.

Sebab saat itu banyak permintaan, dan juga dirinya mempekerjakan 3 sampai 5 orang. Namun sekarang ini, harganya sudah merangkak menjadi Rp150 ribu per kg.

Selain harganya cukup tinggi, bahannya sulit didapat.

"Sebenarnya kita sangat berharap agar pemerintah Kabupaten Kapuas membantu mencarikan solusinya bagaimana agar mudah mendapatkan getah nyatu," pinta Hadi Suparno.

Penulis: Jumadi
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help