BanjarmasinPost/

Pilih Waktu Mustajab untuk Berdoa

Manusia memiliki musuh yaitu setan. Kita harus mampu mengatasi godaan hawa nafsu yang dibisikkan setan.

Pilih Waktu Mustajab untuk Berdoa
edisi cetak BPost
Drs Abdul Munir 

Oleh: Drs Abdul Munir

SALAT adalah tiang agama. Kalau melalaikan salat, maka runtuhlah agamanya. Selain salat fardu (wajib), muslimin juga dianjurkan melaksanakan salat sunat antara lain rawatib baik bakdiyah maupun qabliyah, juga salat malam (tahajud) dan dhuha.

Ada banyak keutamaan maupun hikmah menegakkan salat, di antaranya adalah selalu dekat dengan Allah SWT dan diberi kelapangan hati. Apa hikmah lainnya dan baiknya ditambah dengan amalan apa lainnya, berikut petikan wawancara dengan mubaligh yang juga Pegawai Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin, Abdul Munir:

Salat fardu sudah pasti merupakan keharusan bagi umat. Sedangkan salat sunat adalah pilihan. Dalam hal ini bagaimana pandangan Anda?

Manusia memiliki musuh yaitu setan. Kita harus mampu mengatasi godaan hawa nafsu yang dibisikkan setan. Caranya adalah dengan selalu dekat kepada Allah SWT. Dengan begitu kita punya kekuatan iman. Semakin rajin salat, semakin dekat dengan Allah. Dan salat fardu sebaiknya dilengkapi sengan salat rawatib. Usahakan pula rutin salat sunat lainnya macam Tahajud dan Dhuha.

Di antara salat sunat yang berat dilaksanakan adalah Tahajud. Saat dini hari mesti bangun dan berwudu. Tidak semua orang mampu melakukannya. Apa keistimewaan dan hikmahnya?

Ada banyak hikmah yang bisa kita peroleh jika Salat Tajahud secara rutin, salah satunya mendapatkan ketenangan jiwa karena bisa merasa dekat dengan Allah dalam keheningan malam. Selain itu, waktu sepertiga malam adalah waktu yang mustajab (manjur) untuk berdoa.

Setelah Salat Tahajud, apa amalan lain yang mesti dilakukan?

Baca Alquran, itu sangat baik dilakukan usai Tahajud. Melalui murattal kita bisa mendengar perkataan Allah. Melalui doa kita bisa berbicara dengan Allah.

Apa hikmah melakukan salat sunat? Dan adakah amalan lain yang mempermudah kehidupan kita?

Hikmah sering melaksanakan salat sunat adalah kelapangan hati. Agar salat kita itu juga memberi kemudahan, maka amalkan pula sedekah. Sebab jika kita semakin pelit maka semakin sempit juga hati ini. Sebaliknya, jka semakin dermawan maka semakin lapang hatinya. Semakin banyak harta sebaiknya semakin banyak pula pengeluaran kita di jalan Allah. (dea)

Tags
Doa
Editor: BPost Online
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help