BanjarmasinPost/

Health Info

Anak Menderita Sindrom Asperger, Ibu Harus Tahu Tanda-tandanya

Sebagai gantinya, ada banyak perilaku yang mungkin merupakan tanda sindrom Asperger. Berikut 10 tandanya:

Anak Menderita Sindrom Asperger, Ibu Harus Tahu Tanda-tandanya
SHUTTERSTOCK
anak autisme 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Setiap anak menunjukkan gejala yang berbeda, tidak ada tanda-tanda perilaku yang bisa didiagnosis dengan tepat.

Sebagai gantinya, ada banyak perilaku yang mungkin merupakan tanda sindrom Asperger. Berikut 10 tandanya:

1. Cenderung Melakukan Satu Aktivitas

Banyak anak dengan sindrom Asperger disibukkan dengan satu atau beberapa kepentingan dan fokus pada suatu hal selama berjam-jam. Sebagai anggota Circle of Moms, Karen R. mengatakan, "Laporan paling umum dari setiap orangtua yang saya kenal adalah bahwa anak mereka terpaku pada sesuatu (mobil mereka, mainan mereka, buku mereka) dan bermain atau fokus pada hal tersebut untuk waktu yang sangat lama. "

2. Cara Bicara yang Seperti "Profesor Kecil"

"Biasanya seorang anak dengan Asperger terdengar seperti seorang profesor kecil," ungkap salah satu anggota Circle of Moms, Sheila D. "Mereka cenderung memiliki kemampuan verbal yang maju, namun karena aspek sindrom autisme ini, sepertinya mereka terpaku pada topik yang mereka selalu ingin bicarakan." Anak-anak dengan sindrom Asperger juga berbicara lebih formal tidak seperti anak usia rata-rata atau lebih suka berbicara dengan orang dewasa.

3. Kesulitan Membaca Isyarat Sosial

Kesulitan sosial adalah tanda penting lain dari sindrom Asperger. Membaca bahasa tubuh mungkin sulit, begitu juga bergiliran atau memulai percakapan. Seperti yang dilaporkan Eliana F., "Kerja kelompok di sekolah juga sulit baginya, karena ia tidak mengerti dalam menunggu gilirannya atau menerima pandangan orang lain." Sebagai hasil dari kesulitan sosialnya, anak-anak dengan sindrom Asperger mungkin tampak terisolasi dari teman sebayanya.

4. Membutuhkan Rutinitas

"Struktur memainkan peran besar dalam hidup kita sekarang," tutur Wendy B. Banyak anak dengan sindrom Asperger membutuhkan rutinitas. Kalau tidak, akan sangat membingungkan baginya, misalnya, mandi jam 8.30 WIB, waktu tidur jam 9:30 WIB, makan siang jam 12.00 WIB, makan malam jam 18.00 WIB dan sebagainya. Buatlah rutinitas yang terstruktur untuknya. Untuk mengajaknya berbelanja, Ibu dapat mulai memberitahunya beberapa hari sebelumnya agar anak tidak kesal, tapi Ibu tetap mengikuti rutinitas yang sama.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help